Sulit Membayangkan Partai Gerindra Memuji Presiden Jokowi Setiap Hari

Sabtu, 12 Oktober 2019 – 10:44 WIB
Presiden Joko Widodo bertemu Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Peluang Partai Gerindra mendapat kursi menteri semakin besar setelah Presiden Jokowi bertemu Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10).

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan Partai Gerindra selama ini telah menjadi simbol partai oposisi, yang telah menjalankan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan.

BACA JUGA: Jika Prabowo Gabung Koalisi Jokowi, Itu Sama Saja Mempermalukan Diri dan Pemilihnya

Adu menyesalkan apabila nantinya Gerindra memutuskan gabung ke pemerintah sehingga dikhawatirkan mekanisme kontrol dalam sistem demokrasi kurang berjalan.

"Ini akan jadi kabar buruk bagi oposisi, karena hanya akan mungkin menyisakan PKS sebagai oposisi," kata Adi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/10).

BACA JUGA: Bamsoet Sebut Pernyataan Pak Prabowo Luar Biasa

Adi menegaskan bahwa dalam sebuah sistem demokrasi yang kuat dan sehat, meniscayakan partai oposisi yang kuat.

Selama ini simbol partai oposisi ada pada Gerindra, bukan PKS, Demokrat ataupun PAN. Sehingga akan menjadi seperti lelucon apabila Gerindra gabung dalam pemerintahan.

BACA JUGA: Jokowi dan Prabowo Tampak Mesra, tetapi Mungkin Banyak Pihak Tak Suka

"Tidak terbayangkan kalau Gerindra yang selama ini kritis, bahkan cukup ekstrem beda pendapat politiknya dengan Jokowi, tiba-tiba setiap hari harus muji-muji. Ada bentrokan psikologis yang tidak bisa dihindari," ujarnya.

Menurut Adi, kalau Gerindra mengambil sikap menjadi pendukung pemerintah, yang menjadi korban adalah masyarakat karena selama Pemilu 2019, mereka terbelah. Namun usai kompetisi politik, elite malah berbagi kursi di kabinet.

Presiden Jokowi bertemu Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, membahas sejumlah hal, salah satunya potensi koalisi partai tersebut kepada pemerintahan.

"Kami tadi sudah berbicara banyak mengenai kemungkinan Partai Gerindra masuk ke koalisi kita," kata Jokowi dalam jumpa pers di Ruang Kredensial, Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat. (Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler