Survei PSI: Elektabilitas Jenderal Andika Tinggi, Kalahkan Milik Prabowo Subianto

Sabtu, 28 Mei 2022 – 15:15 WIB
Tangkapan layar Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa. ANTARA/Muhammad Zulfikar

jpnn.com, JAKARTA - Lembaga Panel Survey Indonesia (PSI) menggelar penelitian yang satu di antaranya menghitung preferensi politik masyarakat terhadap tokoh politik yang berpotensi maju pada Pilpres 2024.

Hasilnya, lembaga tersebut menyatakan sosok Ketum Golkar Airlangga Hartarto menjadi tokoh yang paling banyak dipilih responden menjadi presiden RI dengan elektabilitas 19,90 persen.

BACA JUGA: Nama Ganjar Pranowo Menggema di Depan Tugu Soekarno

"Airlangga terpilih dengan persentase 19,9 persen sebagai sosok paling dipilih," kata Koordinator Survei Nasional PSI Permadi Yuswiryanto dalam keterangan persnya, Sabtu (28/5).

Setelah Airlangga, muncul nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sebagai sosok yang paling banyak dipilih responden dengan elektabilitas 14,3 persen.

BACA JUGA: Tokoh ini Paling Berpeluang Sebagai Kandidat Presiden dari Kalangan Militer

"Berikutnya itu ada nama Andika Perkasa dengan 14,3 persen," ungkap Permadi.

Berturut-turut setelah Andika, muncul nama Prabowo Subianto (9,6 persen), Gubernur Ganjar Pranowo (9,2 persen), Sri Mulyani (5,7 persen), hingga Anies Baswedan (3,7 persen).

BACA JUGA: Tak Segan Sikat Korupsi di BUMN, Erick Thohir Dinilai Layak Pimpin Indonesia

Berturut-turut setelah itu ada Khofifah Indar Parawansa (3,6 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (3,2 persen), Puan Maharani (2,2 persen), Ridwan Kamil (1,8 persen), hingga Muhaimin Iskandar (1,7 persen).

PSI diketahui menggelar survei pada 6-20 Mei 2022. Survei dilakukan terhadap 2.160 responden di seluruh Indonesia.

PSI menggelar survei dengan wawancara via telepon menggunakan metode simple random sampling.

Survei milik PSI memiliki margin of error sebesar 2,11 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Firli: Saya tidak Terpengaruh dengan Isu Capres


Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler