Syekh Ali Jaber, dari Dipukul Karena Tidak Salat Sampai Hafal 30 Juz Al-Qur'an di Usia 11 Tahun

Kamis, 14 Januari 2021 – 11:15 WIB
Foto dari Instagram

jpnn.com, JAKARTA - Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang lebih dikenal dengan Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis 14 Januari 2021, sekitar pukul 08.30.

Dai kondang kelahiran Madinah, 3 Februari 1976 itu wafat di RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta pada usia 44 tahun.

BACA JUGA: Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Habib Abdurrahman: Telah Wafat Guru Kita..

"Telah wafat guru kita, SYEKH ALI JABER (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber). Di RS Yarsi Hari ini, 14 Januari 2021, 1 Jumadil Akhir 1442 H, jam 08.30 WIB dalam keadaan negatif Covid," bunyi keterangan pihak Yayasan Syekh Ali Jaber di Instagram pada akun yayasan.syekhalijaber.

Syekh Ali Jaber adalah pendakwah dan ulama berkewarganegaraan Indonesia.

BACA JUGA: Syekh Ali Jaber Dikabarkan Kritis, Mbah Mijan Kirim Doa

"Kita ikhlaskan kepulangan beliau kepada Rabbnya. Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal saleh beliau,” bunyi keterangan tersebut.

Ali Jaber. Sejak kecil beliau telah menekuni dan membaca Al-Qur'an.

Ayahnyalah yang awalnya memotivasi Ali Jaber untuk belajar Al-Qur'an.

Dalam memberikan pendidikan agama, khususnya Al-Qur'an dan salat, ayah Ali Jaber sangat keras, bahkan tidak segan-segan memukul Ali Jaber kecil jika tidak menjalankan salat.

Ya. Keluarga Ali Jaber dikenal sebagai keluarga yang religius.

Di Madinah, ia memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam. Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, Ali Jaber dituntut untuk meneruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.

Pada usia sebelas tahun, Ali Jaber telah hafal 30 juz Al-Qur'an. (dbs/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler