Tabiat Lelaki Bejat

Senin, 23 Juli 2018 – 18:05 WIB
Tabiat lelaki bejat. Ilustrasi Fajar Krisna/Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Inilah tabiat lelaki bejat yang dimiliki Donwori. Dulu begitu berapi-api dan semangatnya mengejar Karin.

Beribu puisi dan kata mesra yang terlontar demi meluluhkan hati sang pujaan.

BACA JUGA: Lelah Hati 5 Bulan Menunggu Malam Pertama

Namun semuanya kini berbalik setelah pria berusia 25 tahun itu memiliki Karin secara sah.

=================================
Ismaul Choiriyah - Radar Surabaya
=================================

Karin, 24, akhirnya menyerahkan nasib pernikahannya ke meja hijau. Ia sudah tak tahan jadi salah-salahan suami yang kekanak-kanakan.

BACA JUGA: Istri Sepupu Lebih Menggoda

Setiap ada yang tak beres dalam rumah tangganya, Donwori selalu marah dan menyalahkan Karin. Karin selalu jadi kambing hitam.

"Kalau aku minta uang tambahan buat belanja, dia pasti marah. Disalahkan terus-terusan. Dianggap nggak bisa ngatur uang. Padahal jelas itu karena gajinya saja yang kecil. Kok malah aku sing jare nggak iso ngatur duwit," keluh Karin ketika ditemui Radar Surabaya di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, Jumat, (20/7).

BACA JUGA: Gairah Bercinta Hilang saat Hendak Disentuh

Diakui Karin, Donwori juga kerap tak peka dengan keadaan istri. Baru melahirkan anak, Donwori tetap melanjutkan kebiasaannya untuk nongkrong tak jelas di pinggir jalan.
Saat Karin berusaha mengingatkan, Donwori selalu balik marah untuk melakukan pembelaan.

"Aku dipisuhi (dihardik dengan kata kotor, Red). Iku wes langganan tiap hari. Koyo mangan sego jangan,” kata warga Putat Jaya ini. Kali ini Karin tampak emosi.

Padahal, Karin menjelaskan, sikap Donwori sangat manis selama pacaran. Karin mengenang, keduanya pacaran sejak zaman SMP dan berlanjut hingga keduanya kerja.

Selama itu pula suaminya tak pernah berkata kasar. Kalau bertengkar pun, Donwori yang selalu mengalah duluan.

"Dulu, ya setiap ada yang dekati saya. Dia (Donwori, Red) selalu sigap menghalau, tapi tindakannya tidak anarkis," lanjutnya bernostalgia.

Sikap Donwori itulah yang meyakinkan Karin untuk menikah di usia muda. Namun tak disangka, baru beberapa bulan menikah, perangai asli Donwori mulai kelihatan.

Hal-hal sepele, seperti soal makanan, alat mandi, baju, kerap menyulut amarah Donwori.

Puncaknya adalah ketika Karin hamil. Bukannya makin perhatian, Donwori mulai main tangan.

Dia beberapa kali kena pukul suaminya saat mood-nya sedang buruk. Sikap suaminya ini tentu membuat Karin nelangsa. Hingga keputusan berpisah, diambil Karin.

"Aku ini ibu. Yang sengsara, serba gak enak, nggembol (membawa, Red) anak. Dia yang cuma dapet enaknya, kok sembarangan," keluh Karin.

Tak mau menunggu lama untuk mengakhiri derita, Karin segera meminta cerai. Rupanya keputusan itu Donwori iyakan juga, meski dengan hardikan.

(jpnn/opi/sb/is/jek/JPR)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Modus Suami Samarkan Nomor HP Cabe-cabean dengan Nama Teman


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Donwori  

Terpopuler