Tabung Gas Elpiji Meledak, Warteg di Tambora Terbakar, 5 Orang Luka Bakar

Kamis, 07 April 2022 – 12:18 WIB
ilustrasi - tabung elpiji meledak. ANTARA/HO

jpnn.com, JAKARTA - Kebakaran melanda sebuah rumah makan warteg di kawasan Jalan Pekapuran, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu (6/4) sekitar pukul 23.35 WIB.  

Kebakaran itu diduga akibat tabung gas elpiji yang digunakan untuk memasak meledak. 

BACA JUGA: Kebakaran di Timika, Polisi Belum Pastikan Penyebabnya

Peristiwa itu mengakibatkan lima warga yang berada di dekat lokasi ledakan gas elpiji mengalami luka bakar. 

"Ada lima korban luka-luka, saat ini  sudah dibawa ke rumah sakit," kata Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat Sjukri Bahanan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (7/4). 

BACA JUGA: Kebakaran Terjadi di Pusat Kegiatan Masyarakat Mimika, Polisi Bergerak, Lihat Tuh

Kelima korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, sedangkan untuk kasus tabung elpiji meledak sudah diserahkan ke Polsek Tambora. 

Kapolsek Tambora, Kompol Rosana Albertina Labobar yang menyebutkan dua korban mengalami luka bakar cukup parah dan tiga lagi mengalami luka ringan akibat peristiwa itu.

BACA JUGA: Gegara Petasan, 15 Kios dan 6 Ruko di Cakung Jaktim Terbakar

"Dengan kejadian tersebut terdapat lima orang korban luka bakar, dua diantaranya luka bakar 80 persen di rawat di RS Tarakan sedangkan tiga lainnya luka bakar ringan," kata Rosana.

Sementara, Sjukri mengatakan pihaknya menerima laporan awal peristiwa tersebut sekitar pukul 23.42 WIB. 

Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan tiga unit mobil pompa berikut 12 personel.

Ketika sampai di lokasi, api sudah dipadamkan warga sekitar. 

Pihaknya hanya membantu proses pendinginan dan melakukan pendataan di lokasi.

"Diduga karena kebocoran pada selang tabung gas," kata Sjukri. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler