Tak Ada Honorer Meninggal saat Demo, Hanya Pusing dan Pingsan

Jumat, 12 Februari 2016 – 16:16 WIB
Honorer K2 demo. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo membantah adanya honorer yang meninggal ketika melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.

"Itu hoax, kalau pun ada saya tentunya monitor dong," kata Hendro di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (12/2).

BACA JUGA: Honorer K2 Meninggal Lima Orang tapi...

Namun, Hendro tak membantah ada demonstran yang diberikan penanganan medis. Jumlahnya mencapai puluhan.

"Kalau ada yang berobat, terus ada yang pingsan itu benar ada. Kami mencatat dari kemarin sampai sekarang ada 82 orang yang memerlukan penanganan medis," ucap Hendro.

BACA JUGA: Empat Perusahaan Tutup di Indonesia, ini Komentar Menteri Hanif

Hendro menjelaskan, dari 82 orang itu, hanya ada satu honorer yang dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengidap vertigo. "Kemarin ada yang dibawa, ibu itu punya vertigo, tapi sekarang sudah sembuh kembali," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Soenarto, petugas kesehatan yang berjaga di lokasi unjuk rasa. "Tidak ada yang meninggal. Rata-rata pusing dan pingsan. Kemarin juga ada yang vertigo," ungkap Soenarto. (gil/jpnn)

BACA JUGA: Megawati Hadiri Pelantikan 7 Kada di Istana Negara

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tuntut Kasus Novel Lanjut ke Meja Hijau, Memang Bisa?


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler