Tampung Aspirasi PERPEDIN, Ganjar Gagas Kementerian Pemberdayaan Disabilitas

Minggu, 17 Desember 2023 – 17:39 WIB
Calon Presiden RI nomor urut 3 di Pilpres 2024 Ganjar Pranowo menghadiri Kirab Budaya Nitilaku dalam rangka HUT Ke-74 Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Minggu (17/12). Foto: Tim Media GP.

jpnn.com - YOGYAKARTA - Calon Presiden RI nomor urut 3 di Pilpres 2024 Ganjar Pranowo bersama Badan Pengurus Pusat (BPP) Persatuan Pengusaha Disabilitas Indonesia (PERPEDIN) menggagas Kementerian Pemberdayaan Disabilitas.

Awalnya, Ganjar menghadiri Kirab Budaya Nitilaku dalam rangka HUT Ke-74 Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Minggu (17/12). 

BACA JUGA: Ganjar Optimistis Bersama Mahfud MD Menang di Jawa Barat

Lalu, Ganjar didatangi Ketua BPP PERPEDIN Bambang Susilo yang berniat menyampaikan aspirasi sekaligus berdiskusi.

Bambang dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa kaum difabel masih diposisikan sebagai objek dan dipinggirkan, sehingga cenderung terbelakang dengan tingkat pendidikan sangat rendah, serta mengalami demotivasi atau rendah diri. 

BACA JUGA: Hadiri Rakornas PIJAR, Atikoh Ganjar Berkomunikasi dengan Disabilitas Pakai Bahasa Isyarat

"Selama ini, isu disabilitas hanya ditangani secara sosial dan itu kurang maksimal," kata Bambang.

Oleh karena itu, Bambang sengaja menemui Ganjar yang tengah menghadiri Kirab Budaya Nitilaku di Kampus UGM untuk menyampaikan aspirasi, yang salah satunya ialah pentingnya melakukan pemberdayaan ekonomi khusus disabilitas.

BACA JUGA: Anies Sebut Kebutuhan Utama Penyandang Disabilitas Adalah Kesetaraan

"Tadi, usulan kami soal pemberdayaan ekonomi disabilitas sudah kami sampaikan ke Pak Ganjar bahwa disabilitas keterkaitan ekonomi ini harus diberdayakan secara khusus," ungkapnya.

Populasi penyandang disabilitas yang tercatat Survei Ekonomi Nasional (Susenas) sebanyak 28,05 juta jiwa. Jumlah ini setara 10,38 persen populasi nasional pada 2020, dengan jumlah kaum difabel terbanyak pada usia lanjut.

Lebih lanjut Bambang juga meminta pemerintah ke depan dapat membentuk pelaku usaha atau usaha mikro kecil menengah (UMKM) khusus dari disabilitas.

"Jadi, harapan kami ke depan pemerintah akan lebih ke pemberdayaan kawan-kawan penyandang disabilitas, utamanya nanti akan mengusulkan terkait pembentukan sebanyak-banyaknya pelaku usaha UMKM khusus dari disabilitas," katanya.

Bambang juga mendukung Ganjar untuk membentuk kementerian yang khusus mengurusi disabilitas.

"Ke depan harapan kami ada kementerian yang mengurusi disabilitas karena ini akan menjadi barometer seberapa jauh kepedulian pemerintah terhadap kaum disabilitas," ungkapnya.

Ganjar Pranowo pun merespons dengan baik aspirasi dari PERPEDIN tersebut. Mantan gubernur Jawa Tengah yang menjabat dua periode itu bahkan segera membentuk tim untuk membahas aspirasi dari PERPEDIN.  "Ya, nanti akan kami bentuk tim untuk menanggapi aspirasi dari teman-teman PERPEDIN," kata  Ganjar.

Capres yang berpasangan dengan Mahfud MD itu memang sudah perhatian dan peduli terhadap kaum difabel. Dia menceritakan pengalamannya saat menjabat gubernur Jawa Tengah yang selalu melibatkan kalangan disabilitas dalam mengambil kebijakan.

"Saat musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan), kami ajak teman-teman disabilitas, perempuan dan anak, dan mereka mendapat prioritas," ungkap Ganjar. (jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : JPNN.com

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler