Tegas! UEFA Ancam Madrid, Barcelona dan Juventus

Sabtu, 08 Mei 2021 – 19:26 WIB
Sembilan klub inisiator Liga Super Eropa yang belakangan memutuskan mundur dari kompetisi tengan pekan tandingan Liga Champions itu. (ANTARA/Gilang Galiartha)

jpnn.com, SWISS - Badan tertinggi sepak bola Eropa UEFA mengancam Real Madrid, Barcelona dan Juventus.

UEFA bakal menerapkan sanksi terhadap ketiga klub tersebut jika tidak segera meninggalkan Liga Super Eropa (ESL), demikian laporan Reuters, Sabtu (8/5).

BACA JUGA: Achraf Hakimi Bakal ke Bayern? Hainer Beri Penegasan Begini

UEFA disebut juga telah memulai proses disipliner terhadap mereka.

ESL sendiri dibentuk oleh 12 klub dan diumumkan pada bulan lalu, tetapi proyek tersebut runtuh setelah 48 jam.

BACA JUGA: Pelatih MU Mengecam Keras, Penyebabnya Menyangkut Fisik Pemain

Sembilan klub lainnya, termasuk enam tim Liga Premier Inggris, mundur dari proyek tersebut dan telah menandatangani 'Deklarasi Komitmen Klub' termasuk serangkaian langkah reintegrasi.

"Klub-klub pendiri telah menderita, dan terus menderita, tekanan, ancaman, dan pelanggaran pihak ketiga yang tidak dapat diterima untuk meninggalkan proyek," kata Real Madrid, Barcelona dan Juventus dalam sebuah pernyataan bersama.

BACA JUGA: Real Madrid Tersingkir, Hazard Malah Tertawa Lantas Minta Maaf

"Ini tidak dapat ditoleransi di bawah aturan hukum dan pengadilan telah memutuskan untuk mendukung proposal Liga Super, memerintahkan FIFA dan UEFA baik secara langsung atau melalui badan afiliasinya, untuk menahan diri dari mengambil tindakan yang dapat menghalangi inisiatif ini dengan cara apa pun, sementara proses pengadilan sedang menunggu."

ESL berpendapat proyek mereka akan meningkatkan pendapatan bagi klub-klub top di Eropa dan memungkinkan mereka mendistribusikan lebih banyak uang ke sepak bola.

UEFA, tim lain dan organisasi suporter mengatakan ESL hanya akan meningkatkan kekuatan dan kekayaan klub-klub elite.

Juve, Real dan Barca mengatakan mereka siap mempertimbangkan kembali pendekatan yang diusulkan dari proyek tersebut setelah mendapatkan reaksi negatif.

Meski demikian, mereka mengatakan akan sangat tidak bertanggung jawab jika mereka meninggalkan proyek itu.

"Kami sepenuhnya menyadari keragaman reaksi terhadap inisiatif Liga Super dan, akibatnya, kebutuhan untuk merefleksikan alasan beberapa dari mereka," tambah pernyataan mereka.

"Kami siap untuk mempertimbangkan kembali pendekatan yang diusulkan, bila diperlukan.

"Namun, kami akan sangat tidak bertanggung jawab bila menyadari kebutuhan dan krisis sistemik di sektor sepak bola ... kami meninggalkan misi seperti itu untuk memberikan jawaban yang efektif dan berkelanjutan atas pertanyaan eksistensial yang mengancam industri sepak bola."

Sembilan klub yang mundur dari Liga Super telah setuju untuk "mengambil semua langkah dalam kekuatan mereka" untuk mengakhiri keterlibatan mereka di proyek tersebut.

Mereka telah dijatuhi hukuman finansial oleh UEFA dan telah setuju untuk memberikan kontribusi niat baik sebesar 15 juta euro (sekitar Rp257 miliar) demi memberi manfaat bagi pemain muda dan sepak bola di seluruh Eropa.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler