Tegas...Pertamina Beri Peringatan buat Manor Racing Team

Sabtu, 13 Agustus 2016 – 05:46 WIB
Rio saat masih mengemudikan Jet Darat MRT. Foto: AFP

jpnn.com - JAKARTA - PT Pertamina selaku sponsor driver F1 Indonesia Rio Haryanto tak ingin logo perusahaannya dipasang di mobil Manor Racing Team (MRT) saat balapan di Belgia, akhir bulan ini.

Sikap ini menyusul keputusan Manor Racing tak memperpanjang jasa Rio. BUMN energi itu menegaskan, logo Pertamina hanya untuk Rio Haryanto.

BACA JUGA: Lolos ke Perempat Final Rio 2016, Tontowi/Liliyana Lebih Percaya Diri

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, perseroan masih mendukung penuh Rio. Pada akhir Juni lalu, pihaknya telah mengirim surat kepada Manor Racing supaya Rio tetap menjadi driver utama. "Tapi, Manor sudah memutuskan posisi itu tidak lagi buat Rio,’’ katanya.

Oleh sebab itu, Pertamina meminta kepada Manor agar mencopot semua branding perusahaan di mobil yang akan dikendarai Esteban Ocon, pengganti Rio di Manor. 

BACA JUGA: Greysia/Nitya Amankan Tempat di 8 Besar Rio 2016

Wianda menegaskan, keberadaan Pertamina untuk mendukung atlet muda Indonesia yang berprestasi. Jadi, branding perusahaan bukan prioritas utama.

’’Kami ingin bersanding dengan atlet muda Indonesia Sebagai main driver. Kalau tidak, logo kami tidak sesuai ada di sana (mobil F1 Manor, Red),’’ jelasnya. 

BACA JUGA: Si Bengal Ini Nyaris Bermain di Chievo

Pertamina sudah menyurati Manor Racing, isinya logo perusahaan boleh dipakai lagi ketika Rio turun ke sirkuit lagi.

Lebih lanjut dia menjelaskan, komitmen untuk mendukung Rio dipastikan tidak berubah. Pertamina juga tidak mempermasalahkan duit 5 juta Euro yang sudah dikeluarkan untuk membiayai Rio masuk Manor. Ke depan, dia berharap agar Kiky Sport selaku manajemen Rio bisa menemukan tim yang tepat.

"Kami berharap Rio bergabung dengan tim yang mengerti kapabilitasnya. Jadi ketika ada kolaborasi, kemampuan Rio bisa keluar secara maksimal,’’ tuturnya.

Bagaimana kalau Pertamina mengeluarkan dana lagi untuk Rio? Wianda menyebut perusahaan tidak mau buru-buru. Harus dilakukan secara hati-hati, akuntabel, dan memberikan dampak positif ke masyarakat. Termasuk, ada jaminan bahwa karier Rio meningkat dan tidak berhenti di tengah jalan.

Wianda tahu, F1 membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Itulah kenapa, dia berharap agar Rio nanti bisa menemukan tim baru yang mengerti kemampuannya. Meski demikian, Pertamina berharap agar Rio tidak sampai turun ke GP2 dan tetap di jalur F1. (dim/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Agen Belum Tutup Peluang Mantan Kondektur Bus Ini ke Klub Inggris


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler