Teknologi NanoeX Diklaim Mampu Menghambat Penyebaran Virus

Jumat, 27 November 2020 – 22:13 WIB
Ilustrasi Panasonic. Foto: image

jpnn.com, JAKARTA - Panasonic bekerja sama dengan lembaga penelitian kontrak global Texcell asal Prancis, terkait verifikasi efek penghambatan virus berbahaya oleh teknologi nanoe™X.

Berdasarkan hasil verifikasi tersebut Panasonic menegaskan teknologi nanoe™X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu menghambat penyebaran Virus Corona.

BACA JUGA: Toyota dan Panasonic Kolaborasi Produksi Baterai Lithium-ion

Teknologi nanoe™X merupakan sistem pemurni udara revolusioner yang menghasilkan "partikel air berukuran nano" yang dikembangkan oleh Panasonic.

Teknologi tersebut merupakan teknologi atomisasi elektrostatis yang bersifat oksidatif dan reaktif, dengan mengumpulkan kelembapan di udara dan menerapkan tegangan tinggi ke partikel nano tersebut untuk menghasilkan "Radikal Hidroksil (OH) yang terkandung dalam air".

BACA JUGA: Kapolri Idham Azis Keluarkan Instruksi Tegas, Ada Sanksi Bagi yang Melanggar

Dalam pengujian teknologi nanoe™X tersebut, lembaga penelitian Texcell telah memverifikasi bahwa Radikal Hidroksil (OH) yang dikembangkan pada teknologi nanoe™X 99,99 persen dapat menghambat aktivitas Novel Coronavirus (SARS-CoV-2) dalam waktu dua jam.

General Manager Air Conditioner PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI) Diana Wijaya mengatakan, Panasonic memiliki komitmen untuk menghadirkan teknologi terbaik yang dibutuhkan masyarakat.

BACA JUGA: Rizieq Shihab Diminta Jujur Terkait Kondisi Kesehatannya

“Novel Coronavirus (SARS-CoV-2) yang telah menyebabkan pandemi global sampai saat ini adalah salah satu jenis virus baru yang telah diuji di Texcell, dan hasil uji tersebut mengonfirmasi bahwa nanoe™X memiliki efek penghambatan pada Novel Coronavirus," kata Diana Wijaya dalam siaran pers.

Pengujian dilakukan di lingkungan laboratorium secara tertutup, dan belum dicoba keefektifannya pada tempat terbuka.

"Panasonic akan terus berupaya mengembangkan potensi dari teknologi nanoe™X untuk mengatasi kemungkinan risiko terkait penyebaran virus berbahaya dengan tujuan menciptakan lingkungan yang sehat,” ujar Diana Wijaya.

Panasonic telah melakukan penelitian tentang teknologi ini selama 20 tahun terakhir sejak 1997, dan telah memverifikasi keberhasilannya di berbagai bidang.

Termasuk menghambat mikroorganisme patogen (bakteri, jamur, dan virus) dan alergen, memecah komponen PM 2.5 yang berdampak buruk pada tubuh manusia.

Diana menambahkan, pada tahun 2012, Panasonic melakukan uji pembersihan virus bersama organisasi pihak ketiga dan menyatakan keefektifan pada setiap kategori dalam hal karakteristik biologis.

"Berdasarkan hasil uji tersebut, Panasonic mengumumkan bahwa teknologi Radikal Hidroksil (OH) yang terkandung dalam air diharapkan memiliki efek penghambatan pada virus - virus jenis baru," tutup Diana. (rdo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler