Telegram Bakal Dibanjiri Iklan 2021

Jumat, 25 Desember 2020 – 09:53 WIB
Aplikasi Telegram. Foto: Engadget

jpnn.com, JAKARTA - Setelah delapan tahun beroperasi, Telegram berencanaa bakal menampilkan iklan di aplikasinya mulai 2021.

Langkah itu mereka lakukan setelah penggunanya menyentuh angka 500 juta.

BACA JUGA: Beredar Telegram Kapolri Terkait Pembubaran FPI

Pendiri Telegram Pavel Durov mengatakan, selama ini dia membiayai perusahaannya dari kantong pribadinya sendiri.

Meski begitu, layanan ini makin berkembang dan populer. Karena itu, Durov harus memilih antara menjual Telegram atau memonetasi platform-nya.

BACA JUGA: Menikah 10 Bulan, Jane Shalimar Gugat Cerai Suami

“Kami pikir menampilkan iklan di chat atau grup adalah ide  yang buruk. Komunikasi antara orang-orang harus bebas dari berbagai jenis iklan," kata Durov seperti dikutip dari Engadget, Jumat (25/12).

Namun, Durov berjanji akan membuat iklan di Telegram lebih ramah pengguna dan menghargai privasi mereka. Iklan-iklan ini nantinya akan ditampilkan di channel umum yang ada di Telegram.

BACA JUGA: Libur Natal, Cek Jadwal KRL pada Hari ini

Bagi yang belum mengetahui, channle di Telegram biasanya dijalankan oleh individu atau organisasi dan bisa pemilik jutaan followers.

Ruangan ini lebih mirip feed Twitter di mana pemilik channel bisa menyiarkan pesan ke banyak pengikutnya.

Durov menjelaskan, beberapa channel populer sudah menampilkan iklan melalui platform pihak ketiga untuk memonetisasi pengikut mereka.

“Iklan yang mereka posting terlihat seperti pesan biasa, dan seringkali mengganggu,” kata Durov.

Selain menampilkan iklan, aplikasi messaging pesaing WhatsApp ini berencana memperkenalkan fitur premium untuik pengguna setia dan bisnis.

Namun, Durov tidak memberikan detail apa pun tentang fitur itu.

Dia hanya mencotohkan Telegram mungkin akan meluncurkan stiker premium fitur tambahan lebih ekspresif. (ddy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Telegram   Iklan   WhatsApp   Twitter  

Terpopuler