Telkomsel Perkuat Infrastruktur di Kawasan Wisata

Selasa, 11 April 2017 – 01:04 WIB
Ilustrasi Telkomsel. Foto: Jawa Pos.Com/JPNN

jpnn.com, KUPANG - PT Telekomunikasi Indonesia (Telkomsel) berupaya memperkuat infrastruktur telekomunikasi di Nusa Tenggara Timur.

Upaya tersebut dilakukan dengan meresmikan layanan 4G di Kupang.

BACA JUGA: Pengguna TCASH Melesat 80 Persen

Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali Ririn Widaryani menyatakan, pihaknya menargetkan meraup 600 ribu pelanggan 4G di NTT.

Target itu diyakini teraih karena pertumbuhan penggunaan data di Kupang mencapai 50 persen.

’’Mereka cukup haus data karena di sini hiburannya sedikit. Saat akses ke dunia luar terbuka, mereka langsung mau mencoba,’’ jelas Ririn saat peluncuran layanan 4G akhir pekan kemarin.

Di wilayah tersebut, Telkomsel menang mutlak. Sebab, dari 5,203 juta penduduk NTT, jumlah total pengguna Telkomsel mencapai tiga juta orang.

Dari jumlah itu, jumlah pengguna data mencapai 1,5 juta pelanggan. Sedangkan pengguna layanan 4G 300 ribu pelanggan.

Telkomsel memiliki 2.346 base transceiver station (BTS) di NTT.

Perinciannya, 1.367 unit BTS 2G, 758 unit BTS 3G, serta 221 unit BTS 4G.

Pesaing terdekat Telkomsel di NTT adalah PT Indosat Ooredoo Tbk yang hanya memiliki 88 BTS 2G.

Sementara itu, PT XL Axiata Tbk hanya mempunyai dua BTS 3G dan 25 BTS 2G. Praktis, coverage Telkomsel di wilayah tersebut mencapai 95 persen.

Antusiasme masyarakat NTT dalam menggunakan data cukup memuaskan, yakni 1–2 GB per bulan.

Kontribusi pendapatan Telkomsel di wilayah NTT masih didominasi voice sebanyak 50 persen dan data mencapai 38 persen. Sisanya berasal dari SMS.

Secara nasional, wilayah NTT berkontribusi 2,4 persen terhadap total pendapatan anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.

Telkomsel berniat menambah 100 BTS 4G pada 2017, terutama di kawasan wisata Labuan Bajo.

Namun, masih rendahnya daya beli masyarakat untuk ponsel 4G menjadi kendala bagi operator.

Pertumbuhan ponsel 4G di NTT hanya 40 persen. Sedangkan di wilayah lain seperti Jawa, pertumbuhan ponsel 4G mencapai 60 persen.

Karena itu, Telkomsel bekerja sama dengan vendor ponsel untuk tukar tambah smartphone 2G dengan 4G, menggelontorkan bonus layanan data, dan membuka gerai-gerai penukaran sim card 4G.

’’Nanti, ada bonus dan diskon khusus saat pembelian. Ini memang perlu dilakukan untuk meningkatkan penetrasi layanan 4G,’’ ujar Ririn. (vir/c23/noe)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Telkomsel  

Terpopuler