Tentang Al Rihla, Bola Resmi Piala Dunia 2022 Buatan Madiun

Senin, 28 November 2022 – 13:29 WIB
Al Rihla, bola resmi Piala Dunia 2022. Foto: Sorin Furcoi/Al Jazeera

jpnn.com - MADIUN - Bola resmi Piala Dunia 2022 diberi nama Al Rihla, yang berarti perjalanan dalam bahasa Arab.

Al Rihla diproduksi oleh PT Global Way, produsen alat olahraga yang berada di Madiun, Jawa Timur.

BACA JUGA: Daftar 2 Tim yang Pulang Lebih Cepat dari Piala Dunia 2022

Ya. Timnas Indonesia belum merumput di Piala Dunia (sejak satu-satunya keikutsetaan sejauh ini pada 1938, saat World Cup digelar di Prancis dan saat itu Indonesia masih dengan bendera Hindia Belanda), tetapi perusahaan di Madiun itu meninggalkan jejaknya sebagai pembuat bola resmi pertandingan Qatar 2022.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan bola resmi pertandingan merupakan kebanggaan bagi daerah dan telah mendorong perekonomian warganya.

BACA JUGA: Klasemen Grup E Piala Dunia 2022: Spanyol di Puncak, Jerman ke Berapa?

“Saat peluncuran pabrik pada 2020, kami memiliki rasa bangga yang luar biasa," kata Dawami.

Al Rihla yang dibuat dalam kemitraan dengan Adidas itu adalah bola Piala Dunia resmi ke-14.

BACA JUGA: Catatan Unik Alvaro Morata Setelah Laga Spanyol vs Jerman, Ada Sejarah Baru

Menurut FIFA Al Rihla bola tercepat dan paling akurat sejauh ini.

Bola menampilkan desain panel yang terinspirasi oleh Dhow, perahu tradisional Arab, dengan skema warna biru, merah, dan kuning yang dimaksudkan untuk mewakili lanskap Qatar.

Al Rihla juga merupakan bola pertama Piala Dunia yang dibuat secara eksklusif dengan tinta dan lem berbahan dasar air, yang tidak terlalu berbahaya bagi lingkungan.

PT Global Way juga bekerja sama dengan PUMA, UHLsport dan Mizuno untuk memproduksi perlengkapan olahraga yang diekspor ke seluruh dunia.

Dawami mengatakan satu juta suvenir bola telah dibuat di pabrik tersebut dan dikirim ke Brasil, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, dan Uni Emirat Arab sebagai bagian dari perayaan Piala Dunia.

Dia mengatakan pabrik dan pesanan jutaan bola telah menyediakan lapangan kerja bagi ribuan pekerja muda di Madiun selama masa genting ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dan invasi Rusia ke Ukraina.

Menurut Badan Pusat Statistik Indonesia, ekonomi Madiun tumbuh 3,34 persen dari 2020 hingga 2021, sangat terkait dengan peran PT Global Way yang mempekerjakan lebih dari 2.000 pekerja.

“Untungnya, pabrik itu menjadi simbol pemulihan ekonomi seusai pandemi. Pabrik dan Piala Dunia telah menyediakan sumber pekerjaan yang konsisten," kata Dawami.

Ilham, 23, telah bekerja di pabrik Global Way selama lima bulan terakhir, setelah berjuang mencari peluang kerja di tempat lain.

Dia menikmati pekerjaannya dan merasakan kepuasan membuat bola digunakan untuk acara terbesar di dunia.

“Saya suka menonton dan bermain sepak bola. Alhamdulillah, saya sangat senang bekerja di pekerjaan ini. Merupakan hal yang sangat baik bagi masyarakat setempat untuk memiliki kesempatan kerja seperti ini. Saya menyukainya karena saya punya banyak teman di pabrik," tutur Ilham. (aj/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler