Terhimpit Masalah Ekonomi, Ek Nekat Mengakhiri Hidup dengan Cara Mengenaskan

Senin, 02 Agustus 2021 – 23:07 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com, PRINGSEWU - Seorang wanita asal Kecamatan Banyumas, Pringsewu, Lampung, berinisial Ek, 48, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Ek ditemukan tidak bernyawa, sekitar pukul 05.00 WIB, Senin (2/8). Lehernya terjerat tali tambang.

BACA JUGA: Penculik Kesuma Ditangkap di Desa Aur Gading, Ini Tampangnya

Sebelumnya, Ek sempat mengeluhkan kesulitan ekonomi kepada tetangganya. Bahkan ia pernah ingin menjual meteran listrik.

Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri mengatakan, kondisi Ek kali pertama diketahui oleh anaknya, Sherly, 12.

BACA JUGA: Suami Lagi Tiduran, Istri Datang Bawa Wajan Berisi Minyak Goreng Panas, Terjadilah

“Sekitar jam 03.00 WIB, korban masih sempat mengantarkan anaknya buang air kecil. Namun jam 05.00 WIB, anaknya bangun dan melihat ibunya tidak ada di kamar,” kata Timur.

Sang anak memeriksa ruangan lain dan menemukan ibunya. Posisinya terduduk bersandar di lemari plastik.

Sementara lehernya masih terjerat tali tambang yang diikatkan di teralis jendela.

“Dugaan tali terputus karena tidak kuat menahan berat tubuh korban,” ujarnya.

Timur mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara, peristiwa itu dipicu motif kesulitan ekonomi.

BACA JUGA: Mbak Farida Setiap Hari Buka Warung Sayur, Ternyata Cuma Kedok Belaka

“Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidup karena motif ekonomi,” urainya. (sag/ais/radarlampung)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler