Terkenang Aceh, Bangga Dilibatkan Artha Graha

Selasa, 12 Maret 2013 – 06:11 WIB
Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo bersama Pemilik Grup Artha Graha, Tomy Winata. Foto: Ist
Kerusakan hutan mangrove di Indonesia sudah cukup memperihatinkan. Sekitar 70 persen di antaranya rusak dan telah berubah fungsi. Rupanya, hal ini menarik perhatian bintang sepakbola Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Salah satu pemain sepakbola termahal di dunia ini bersedia menjadi Duta  Mangrove untuk Bali setelah diyakinkan oleh Tommy Winata melalui Artha Graha Peduli.
----------------
   
Nama Cristiano Ronaldo memang cukup popular di tanah air. Selain diketahui beberapa kali bepergian ke Indonesia untuk berwisata, mantan pemain Manchester United ini juga pernah berkunjung ke Aceh.
   
Kedatangannya mendapat apresiasi banyak pihak karena dia bersedia datang dan memberi support kepada warga setempat yang saat itu sedang dirundung kesedihan pascatsunami Aceh yang meluluhlantakkan negeri Serambi Mekah tersebut.
   
Kepedulian terhadap Indonesia inilah yang ditangkap oleh Artha Graha untuk di-match-kan dengan misi peduli lingkungan menjadi salah satu perhatian perusahaan tersebut.
   
Artha Graha Peduli telah mengumumkan bahwa Cristiano Ronaldo bersepakat untuk memperjuangkan konservasi mangrove di Indonesia. Artha Graha Peduli pun telah menobatkan Cristiano Ronaldo sebagai Duta Mangrove Untuk Bali–yang dilakukan melalui Forum Peduli Mangrove.

Forum Peduli Mangrove merupakan gerakan pelestarian mangrove di Bali yang didukung oleh 5 (lima) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat yang berada di selatan Tanjung Benoa, Bali. Forum Peduli Mangrove secara resmi akan diresmikan kepada masyarakat pada bulan Mei 2013, dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya hutan mangrove. Kelompok ini juga aktif dalam mengajak partisipasi masyarakat guna melestarikan mangrove dan mengembalikan kondisi ekosistem serta keragaman hayati (bio-diversity) bagi tanaman mangrove.

Penunjukkan Ronaldo sebagai Duta Mangrove Bali dalam Forum Peduli Mangrove telah dilakukan dalam pertemuan di Madrid, Spanyol, Jumat (8/3) lalu. Bahkan, bintang sepak bola berkebangsaan Portugal tersebut telah bertemu dengan Tomy Winata yang sedang berada di Eropa.

Saat itu, Tommy Winata sedang menghadiri Konferensi ke-56 Komisi PBB Anti Narkotika dan Obat-obatan Terlarang, UNOCD (United Nations Office on Drugs and Crime) yang juga memiliki kebijakan utama mengadakan kerjasama bagi pelestarian satwa liar dan pecegahan kerusakan hutan. Dalam Konferensi UNODC tersebut, Tomy Winata juga ditemani oleh Gories Mere, mantan Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional).

Kesedian Ronaldo menjadi duta mangrove sangat membahagiakan Tomy Winata. ”Saya sungguh-sungguh senang dan bahagia bahwa Ronaldo setuju mendukung penuh kegiatan kami guna melestarikan hutan mangrove di Indonesia. Ronaldo adalah Duta Penyelamatan Mangrove yang cocok, mengingat dia memiliki daya tarik dan panutan, kami mengharapkan pesan “Save Mangrove, Save Earth” dapat menjangkau segala lapisan masyarakat, baik muda maupun tua, kaya maupun miskin,” kata Tommy.

Menurutnya, dalam bidang konservasi, maka konservasi mangrove adalah suatu hal penting dilakukan namun sampai saat ini masih terabaikan. ”Saat kini dunia sudah makin tidak memiliki waktu. Dunia semakin kehilangan mangrove secara cepat. Kondisi mangrove di Indonesia secara umum adalah menyedihkan, Indonesia telah kehilangan dua juta hektar wilayah tanaman mangrove. Melakukan konservasi mangrove adalah bukan saja menyelamatkan lingkungan, namun penting bagi penyelamatan kehidupan sekian banyak penduduk,” tuturnya.

Diketahui, menurut data Kementerian Kehutanan Indonesia, diperkirakan Indonesia memiliki lebih dari 9 (sembilan) juta hektar hutan mangrove. Namun, sekitar 70 persen di antaranya telah hilang dan berubah menjadi kawasan pertanian, perkebunan sawit, pengembangan desa dan perkotaan.

Setali tiga uang. Ronaldo pun menyetakan ketertarikannya dan bangga dinobatkan sebagai duta mangrove Indonesia. Menurutnya, Indonesia telah memiliki tempat tersendiri di hatinya.

”Saya merasa istimewa dapat berperan dalam melestarikan mangrove di Indonesia. Saya pernah datang ke Aceh setelah tragedi tsunami, dan kehancuran yang saya lihat, menyisakan kenangan yang dalam pada diri saya. Saya memahami bahwa di tempat-tempat yang banyak ditumbuhi mangrove terbentuk ekosistem yang dapat melindungi dari hantaman ombak besar, dengan demikian banyak jiwa yang bisa selamat serta lebih sedikit kerusakan yang ditimbulkan,” tuturnya.

Pesepakbola serbabisa tersebut berjanji akan melakukan yang terbaik setelah penobatan dirinya menjadi duta mangrove. Menurutnya, menyelamatkan lingkungan hari ini sama artinya dengan menyelamatkan masa depan dunia.

Kepedulian terhadap lingkungan bukan kali ini saja yang pernah dilakukan oleh Tommy Winata melalui bendera Artha Graha Peduli-nya. Sejak 16 tahun lalu, Tomy Winata telah melakukan konservasi di Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC).

TWNC merupakan suatu kawasan konservasi dan rehabilitasi bagi satwa liar dan langka, hutan, flora dan fauna, laut serta terumbu karang. Tambling Wildlife Nature Conservation yang terletak di semenanjung selatan Pulau Sumatera, meliputi areal hutan seluas 44.500 hektar dan areal konservasi laut seluas 14.500 hektar.

TWNC memiliki sekitar 3.000 hektar hutan mangrove yang berada di dua danau, serta terkenal dengan kepeduliannya menyelamatkan dan merehabilitasi Harimau Sumatera yang berada diambang kepunahan. TWNC juga bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia untuk menyediakan Pasca Rehabilitasi Para Korban Narkoba. Langkah kepedulian TWNC tersebut telah mendapat perhatian serius dari UNODC, dan oleh karenanya hal tersebut akan dipaparkan dalam acara Konferensi UNODC di Wina yang akan diadakan pada 11-15 Maret 2013. (tim)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Riset 22 Tahun, Nyaris Mati Sembilan Kali

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler