Terlalu Sering Facial Akan Merusak Kulit Wajah?

Rabu, 18 Desember 2019 – 05:15 WIB
Ilustrasi facial. Foto: fashionworldstudio

jpnn.com - Facial mungkin menjadi salah satu perawatan wajah yang paling populer. Tapi, beberapa orang menganggap bahwa treatment ini kadang tidak memberikan hasil yang signifikan. Bahkan, efek facial dipercaya dapat merusak kulit wajah bila terlalu sering. Benarkah anggapan tersebut?

Berkenalan Lebih Dekat dengan Facial

BACA JUGA: Facial Vampir Bisa Bikin Awet Muda?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya Anda ketahui tentang facial itu sendiri. Kepada KlikDokter, dr. Citra Roseno mengatakan bahwa tujuan facial adalah mengangkat lapisan sel kulit mati, mengembalikan keseimbangan minyak di kulit, mengeluarkan komedo, dan melembutkan kulit.

Secara umum, tahapan yang dilakukan dalam rangkaian facial, antara lain:

BACA JUGA: Wajah Awet Muda Dengan Facial Drakula yang Juga Beresiko

1. Membersihkan Wajah (Cleansing)

Cara ini dilakukan untuk menyingkirkan kotoran, debu, dan sisa riasan di kulit.

BACA JUGA: Ketahui Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Facial

2. Memijat Wajah

Pemijatan pada kulit wajah hanya boleh dilakukan pada kulit yang tidak berjerawat. Tujuannya adalah untuk melancarkan peredaran darah di bawah kulit, menjaga elastisitas, serta memberikan efek relaksasi pada kulit.

3. Mengelupas Kulit Mati (Eksfoliasi)

Tahap ini bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru dan melembutkan kulit. Sesuai kondisi kulit, terdapat dua jenis eksfoliasi atau peeling. Pertama, chemical peeling dengan AHA/BHA, dan kedua yaitu eksfoliasi manual dengan butiran scrub khusus wajah.

4. Ekstraksi Komedo

Komedo terjadi karena tersumbatnya pori-pori oleh penumpukan sel kulit mati, produksi minyak berlebih, kotoran, atau produk kosmetik. Ekstraksi atau pengeluaran komedo harus dilakukan dengan teknik khusus oleh ahli kecantikan atau dokter spesialis kulit. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi cedera jaringan kulit dan meninggalkan bekas.

Dilansir dari laman The Health Site, seorang ahli kulit bernama dr. Sejal Shah mengatakan bahwa orang berusia di bawah 18 tahun tidak perlu melakukan facial. Pasalnya, kulit di usia itu hanya membutuhkan perawatan yang baik untuk menghasilkan kulit wajah sehat.

Mereka yang berusia di atas 18 tahun, tetapi masih di bawah 30 tahun bisa mendapatkan facial dua bulan sekali. Lalu, bagaimana dengan mereka yang usianya sudah 30 tahun ke atas? Dokter Sejal Shah mengatakan, treatment tersebut dapat dilakukan satu bulan sekali.

Apabila Anda melakukan facial 2-3 minggu sekali, bahkan satu minggu sekali, bisa dibilang itu merupakan tindakan berlebihan dan justru dapat menimbulkan efek samping.(klikdokter)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler