Terpental dari Ban Saat Arung Jeram

Kamis, 07 Desember 2017 – 10:53 WIB
Ilustrasi POlice line. Foto: AFP

jpnn.com, BANYUWANGI - Warga Dusun Mangli, Banyuwangi, Jatim sempat geger kemarin (6/12). Pasalnya, Agus, 21, warga setempat, hilang terseret arus sungai saat bermain arung jeram.

Dia bermain arung jeram menggunakan ban bersama lima teman di sungai kampungnya.

BACA JUGA: KONI Pusat Dukung Arung Jeram Tampil di PON Papua 2020

Saat naik ban bersama teman-temannya itu, Agus terpental dari ban yang dinaiki dan hilang.

Sementara itu, pelampung loreng yang dipakai korban berhasil ditemukan warga.

BACA JUGA: Wahana Arung Jeram Dufan Celaka, Tujuh Orang Terluka

''Kami masih melakukan pencarian,'' kata Kapolsek Songgon AKP Bakin.

Latihan arung jeram pada pukul 15.00 itu dilakukan enam orang.

BACA JUGA: Terpeleset, Wawan Tewas Tenggelam

Hanya, lima lainnya selamat. Lima teman korban itu adalah Kiki, Habib, Dian, Jikin, dan Sofa.

Mereka melakukan arung jeram dari makam Dusun Pakis, Desa/Kecamatan Songgon.

''Mereka itu sebenarnya sudah menggunakan jaket pelampung,'' terangnya.

Enam kawanan pemuda itu main arung jarum dengan naik dua ban bekas secara beriringan.

Sekitar pukul 15.45, mereka berhenti di Dusun Mangli, Desa/Kecamatan Songgon. Saat kejadian itu, arus sungai sangat deras dan turun hujan.

''Saat berhenti itu, Agus terpental dari ban yang dinaiki dan hilang,'' ujar Bakin.

Hilangnya Agus itu langsung membuat warga geger. Mereka melakukan pencarian di sekitar sungai.

Polisi yang mendapat laporan ada orang hilang juga ikut terjun bersama warga.

''Kami turun ke lokasi setelah ada laporan,'' kata Bakin.

Hingga pukul 18.00, upaya warga belum membuahkan hasil. Beberapa warga mencari korban di sejumlah titik di sepanjang sungai tersebut.

''Anggota bersama warga terus melakukan pencarian. Kita juga menghubungi Basarnas,'' ujarnya.

Menurut Bakin, komunitas arung jeram pimpinan Rohman itu mengadakan latihan mulai dua bulan lalu.

Hanya, mereka belum memiliki lisensi untuk kegiatan arum jeram. ''Sepertinya belum ahli membaca situasi sungai,'' terangnya. (rio/abi/c19/diq/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tim Arung Jeram Indonesia Berjaya di Jepang


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler