Teten Masduki Membeber Strategi Pemerintah Menyelamatkan UMKM

Rabu, 02 September 2020 – 12:45 WIB
Menkop UKM Teten Masduki. Foto: Humas Kemenkop UKM

jpnn.com, JAKARTA - Menkop dan UKM Teten Masduki menjelaskan, pemerintah sudah melakukan berbagai langkah untuk menyelamatkan koperasi dan UKM di tengah pandemi virus corona (covid-19).

Di antaranya ialah melakukan pendataan koperasi dan UKM untuk mendapat bantuan berupa insentif pemerintah.

BACA JUGA: Lengkapi Direksi Lewat RUPSLB, Bank BJB Dorong Pertumbuhan Kredit Komersial & UMKM

Bantuan diberikan kepada 12 juta UKM yang tersebar di seluruh Indonesia dengan nominal Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku UKM agar produknya bisa masuk dalam satu i cloud.

BACA JUGA: Bea Cukai Kediri Dorong UMKM Go Internasional

“Kementerian Koperasi dan UKM sedang membangun kerja sama dengan kementerian dan lembaga lain agar proyek pembangunan dengan nilai Rp 14 miliar ke bawah di prioritaskan untuk UMKM,” kata Teten dalam Rapat Kerja Nasional Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (Rakernas PA GMNI), Minggu (30/8).

Rakernas Persatuan Alumni GMNI yang mengambil tema Posisi Alumni GMNI dalam Menghadapi Tantangan Pancasila di Tengah Ancaman Ideologi Transnasional itu dibuka Wakil Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum DPP PA GMNI Ahmad Basarah dan ditutup Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PA GMNI Ugik Kurniadi.

Basarah menjelaskan, menjaga dan merawat sejarah dan nilai-nilai luhur bangsa merupakan bagian penting yang harus dilakukan kaum nasionalis.

“Bila tidak selalu diingatkan, bukan tidak mungkin generasi milenial suatu saat nanti menjadikan Pancasila dan budaya nasional sekadar masa lalu,” ujar dia.

Ketua Panitia Rakernas Sonny T. Danaparamita menyatakan, rakernas PA GMNI juga menghadirkan para narasumber dari kalangan alumni GMNI dalam acara webinar.

Di antaranya ialah antara Hakim Mahkamah Konsitusi Arief Hidayat, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Benny Riyanto, dan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Hariyono.

Ada juga Bayu Dwi Anggono yang merupakan pakar perundang-undangan dari Pusat Kajian Pancasila dan Konstitusi Universitas Jember serta akademisi Ade Reza Hariyadi sebagai moderator.

Sonny menjelaskan, Teten adalah menteri yang paling pa diundang dalam rakernas ini.

Menurut dia, Teten adalah salah satu menteri di kabinet Jokowi yang cukup memahami dan mengerti rencana pembangunan pemerintahan saat ini.

“Pad 2014, Kang Teten juga bagian dari tim yang menyusun visi, misi, dan program Pak Jokowi waktu maju yang pertama kali,” jelas dia.

Anggota Komisi VI DPR RI ini menegaskan, Teten sebagai alumni GMNI sangat memahami dan memiliki standing position yang tegas jika sudah berbicara tentang menyelamatkan jutaan marhaen di Indonesia.

Dia pun seluruh alumni GMNI dapat tetap bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak dalam menghadapi dampak covid-19 ini.

“DPP Persatuan Alumni GMNI akan terus aktif terlibat dalam upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Sonny. (jos/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler