The Adams Akhiri 13 Tahun Paceklik Album dengan Agterplaas

Rabu, 06 Maret 2019 – 19:21 WIB
The Adams. Foto: Istimewa

jpnn.com - Band rock The Adams akhirnya merilis album berjudul Agterplaas. Ini menjadi album ketiga, setelah mereka melepas album kedua pada 13 tahun lalu.

"Setelah 13 tahun akhirnya rilis album. Menarik karena proses kami santai, semua dikerjakan sendiri," kata Saleh Husein vokal sekaligus gitar The Adams di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/3).

BACA JUGA: Masa-Masa, Lagu Nostalgia Terbaru dari The Adams

"Kami lama menghilang, manggung sekali setahun, personel sibuk di kegiatan lain, terutama drummer. Proses sebenarnya tiga bulan dan intens bertemu," sambungnya.

The Adams mengambil judul album Agterplaas dari bahasa Afrika Selatan yang berarti "teras belakang". Sebabnya band yang diperkuat Ario Hendarwan (vokal, gitar), Saleh Husein (vokal, gitar), Gigi Suryoprayogo (drum), dan Pandu Fathoni (vokal, bas) itu memang mengerjakan album di studio bernama Teras Belakang milik sang drummer.

"Agterplaas, dari bahasa Afrika Selatan artinya teras belakang. Diambil dari nama studio saya yakni Teras Belakang. Semua kejadian terjadi di studio," jelas Gigi.

Album Agterplaas dari The Adams berisi 11 lagu. Banyak tema yang diangkat para personel dalam lagu-lagunya.

Dari segi musik, The Adams lebih berbeda dari album sebelumnya. Kini band yang berdiri sejak 2002 itu lebih variatif.

"Lebih banyak twist, part yang temponya berubah. Album ini lebih berdistorsi, dan main-main," beber Saleh.

Agterplaas milik The Adams diluncurkan dalam format box set eksklusif dengan jumlah 500 kopi. Peluncuran dilakukan lewat sebuah konser eksklusif. (mg3/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler