Tiga Tips Ini Ampuh Jaga Kesehatan Selama Berpuasa

Senin, 10 April 2023 – 19:34 WIB
Senior Director Worldwide Nutrition Education and Training Herbalife Nutrition Susan Bowerman membagikan tips menjaga kesehatan selama berpuasa. Foto dok. Herbalife Nutrition

jpnn.com, JAKARTA - Puasa Ramadan menjadi ibadah yang dilaksanakan selama sebulan penuh oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Selain menahan makan dan minum selama lebih dari 12 jam juga disertai melaksanakan ibadah tarawih dan berbagai ketaatan lainnya di malam harinya.

BACA JUGA: Perangi Stunting, Herbalife Nutrition Sasar Warga Mauk

"Berpuasa tetap sehat dengan menjaga asupan makanan dan nutrisi yang baik," kata Senior Director Worldwide Nutrition Education and Training Herbalife Nutrition Susan Bowerman dalam keterangannya, Senin (10/4).

Dia menjelaskan menjaga kebutuhan nutrisi yang baik selama Ramadan dapat membantu menghindari beberapa efek samping umum dari puasa, seperti pusing atau dehidrasi, dan memberikan energi yang dibutuhkan untuk melewati hari. 

BACA JUGA: PESAN 2023,. Herbalife Dukung Kampanye Sarapan Sehat

Susan juga membagikan tiga tips untuk Ramadan yang sehat. Pertama, tetap terhidrasi dengan baik. Hal ini karena minum air sangat penting untuk tetap sehat. 

Asupan cairan memungkinkan sebagai transportasi nutrisi, eliminasi produk limbah, regulasi dan pemeliharaan suhu tubuh, pemeliharaan sirkulasi dan tekanan darah, pelumasan sendi dan jaringan tubuh serta fasilitasi pencernaan.

BACA JUGA: Herbalife Gelar Spectacular 2023, Atlet-Atlet Nasional Berkumpul di Sentul, Seru!

"Untuk memastikan bahwa Anda minum cukup air sepanjang malam, delapan gelas air dapat didistribusikan menggunakan metode 2-4-2 antara lain dua gelas saat makan berbuka puasa, empat gelas dari setelah berbuka hingga waktu tidur, dan dua gelas selama makan sahur," tuturnya.

Kedua, dengan memilih makanan sederhana yang kaya nutrisi. Karena makanan manis yang mengandung tinggi gula dan lemak untuk berbuka puasa bukan pilihan terbaik. Jenis makanan tersebut tidak hanya penuh dengan kalori kosong, tetapi mungkin menggoda untuk berlebihan.

Sebaliknya, cobalah untuk menggabungkan makanan yang kaya nutrisi; yaitu, makanan yang memberikan banyak nutrisi (protein, mineral, vitamin, karbohidrat) relatif terhadap biaya kalorinya. Oleh karena itu, fokuskan pada protein tanpa lemak, sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh jika memungkinkan.

"Selama berpuasa, Anda ingin memastikan bahwa mendapatkan sebanyak mungkin nutrisi per kalori yang dikonsumsi," imbuhnya.

Ketiga, dengan memasukkan serat dan protein dalam menu makanan. Ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan waktu makan sahur dan berbuka puasa dengan memasukkan makanan yang mengandung serat dan protein. 

Makanan yang tinggi serat dicerna dengan lambat dan menambah isi pada makanan, yang dapat membantu merasa kenyang serta membantu melancarkan buang air besar dan menghindari sembelit.

Pilihlah sereal, kurma, ara, biji-bijian utuh, biji-bijian, sayuran, dan buah. Makanan yang kaya protein seperti kedelai, telur, keju, kacang-kacangan, unggas, ikan, dan yogurt membantu mengembalikan energi dan membuat merasa kenyang dalam waktu lebih lama.

“Memastikan tubuh untuk mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan sangat penting setiap hari, terutama selama Ramadan. Nutrisi yang baik dapat memberikan dampak positif pada tubuh dan pikiran,” tutup Susan. (esy/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler