Tim Kopaska Temukan Barang Berharga Milik Penumpang Sriwijaya Air SJ182

Minggu, 17 Januari 2021 – 19:33 WIB
Kalung rosario, cincin dan paspor milik Grislend Gloria Natalies penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Foto: ANTARA/Fauzi Lamboka

jpnn.com, JAKARTA - Tim penyelam komando pasukan katak (Kopaska) menemukan sejumlah barang berharga yang diduga milik penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Barang yang dimaksud yakni kalung rosario dan cincin. "Kalung dengan liontin salib itu berada dalam tas bersama paspor dengan nama Grislend Gloria Natalies," kata penyelam Kopaska, Kapten Iwan Pratama di KRI Rigel-933, Minggu (17/1).

BACA JUGA: Ini Daftar Nama Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang Telah Teridentifikasi

Grislen merupakan pramugari NAM Air yang turut serta menumpang dalam penerbangan Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak.

Beberapa hari sebelumnya, penyelam Kopaska juga menemukan dompet berwarna cokelat yang di dalamnya terselip sejumlah identitas di antaranya kartu kesehatan PT Sriwijaya Air Group atas nama Yunni Dwi Saputri.

BACA JUGA: Tragedi Sriwijaya Air SJ182: Jenazah Indah Halimah Putri Tiba di Palembang

Selanjunya, buku pemeriksaan Ramp Check atas nama Oke Dhurrotul J, pramugari NAM Air yang jadi penumpang Sriwijaya Air SJ128.

Hingga hari kesembilan, tim SAR TNI AL masih terus mencari memori dari Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Perairan Kepulauan Seribu.

BACA JUGA: Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada 17 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ182

Di sela-sela pencarian CVR bagian dari kotak hitam pesawat, para penyelam juga mengumpulkan serpihan pesawat dan bagian tubuh korban penumpang Sriwijaya Air.

Sementara itu, Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid menyatakan pihaknya tetap fokus pada objek pencarian terutama jenazah, karena ini menjadi harapan bagi keluarga korban.

"Serpihan juga tetap dievakuasi, apabila kami melihat kondisi beacon (sinyal pandu) yang ditemukan beberapa hari lalu ada kemungkinan CVR tertutup oleh serpihan pesawat," ujar Rasyid.

Badan SAR Nasional memperpanjang masa pencarian korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu hingga 18 Januari 2021. (antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler