Timnas U-17 Indonesia vs Malaysia: Bima Sakti Pilih Latihan di Hotel, Kenapa?

Sabtu, 08 Oktober 2022 – 12:55 WIB
Pelatih Timnas U-17 Indonesia Bima sakti memimpin sesi latihan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/9). Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Pelatih Timnas U-17 Indonesia Bima Sakti meminta kemenangan 2-0 atas Palestina pada Jumat (7/10/2022) lalu harus segera dilupakan anak asuhnya.

Kini, dia fokus menyiapkan recovery tim untuk laga terakhir Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 melawan Malaysia, Minggu (9/10/2022) malam di Stadion Pakansari, Cibinong, Kab Bogor.

BACA JUGA: Skenario Timnas U-17 Indonesia Lolos ke Piala Asia U-17 2023

Menurut Bima, dengan waktu jeda hanya sehari ke pertandingan berikutnya, dia lebih memilih memaksimalkan latihan pemulihan pemain atau recovery di hotel saja.

Selain ada fasilitas memadai, pemain juga tak terbuang waktunya untuk perjalanan dari hotel menuju stadion.

BACA JUGA: Momen Kapten Timnas U-17 Palestina Cium Lambang Garuda

"Kami memilih tidak ambil official training, kami latihan di hotel dan recovery saja," katanya, setelah pertandingan lawan Palestina.

Bima menyebut fasilitas di hotel cukup lengkap. Selain ada kolam renang, ada juga gym dan lapangan kecil di halaman hotel tempat Timnas U-17 Indonesia menginap.

BACA JUGA: Timnas U-17 Indonesia vs Malaysia: Intip Cara Lawan Pantau Kelemahan Garuda Asia

"Dengan latihan di hotel, pemain lebih nyaman, tidak perlu memikirkan perjalanannya. Setelah latihan juga bisa langsung istirahat di hotel, tak perlu memikirkan perjalanannya," ucapnya.

Bukan hanya berlatih, Bima menyebut sudah ada langkah mempercepat recovery pemain Timnas U-17. Salah satunya ialah dengan berendam air es agar asam laktat di tubuh bisa cepat normal.   

Kondisi Malaysia dibandingkan Indonesia dipastikan berbeda, sebab Harimau Muda mendapat waktu istirahat beberapa jam lebih lama dibandingkan Indonesia. Pasalnya, pada Jumat, Malaysia bermain sore hari.

Selain itu, kelelahan pemain Malaysia tidak seperti Indonesia yang bermain setiap dua hari sekali sejak 3 Oktober lalu.

Adapun Malaysia yang mulai berlaga pada 1 Oktober, sempat istirahat pada 3 Oktober dan baru tanding lagi pada 5 Oktober.

Otomatis, beban otot pemain Malaysia tak setinggi Indonesia yang berturut-turut bertanding setiap dua hari sekali. (dkk/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler