Tiongkok Batal Kirim Panda ke Malaysia

Sabtu, 12 April 2014 – 05:55 WIB

jpnn.com - KUALA LUMPUR - Pemerintah Tiongkok benar-benar menjaga jarak dengan Malaysia. Sejak pesawat MH370 yang membawa 153 warga Tiongkok hilang pada Sabtu (8/3), hubungan dua negara memang merenggang. Terlebih, hingga kini nasib pesawat tersebut belum jelas.

 

Imbas kejadian itu, Tiongkok membatalkan pengiriman panda ke Malaysia. Pada 2012 dua negara melakukan perjanjian. Tiongkok akan mengirimkan panda ke Malaysia. Binatang tersebut tidak diberikan, tetapi dititipkan selama 10 tahun. Beberapa tahun belakangan Tiongkok memang menggunakan panda untuk mempererat hubungan dengan negara-negara tetangga. Itu dikenal dengan Diplomasi Panda.

BACA JUGA: Korut Merasa Dianaktirikan AS

Dua panda besar yang rencananya dititipkan ke Malaysia bernama feng yi yang berarti phoenix dan fu wa yang berarti beruntung. Perdana Menteri Malaysia Najib Razak meminta dua panda tersebut dari mantan Perdana Menteri Tiongkok Wen Jiabao.

BACA JUGA: Dokter Sukses Pasang Implan Vagina untuk Empat Perempuan

Seharusnya, dua panda itu dikirimkan minggu depan. Namun, Pemerintah Tiongkok memilih menunda pengiriman. Mereka baru mau mengirimkan binatang tersebut jika pesawat MH370 ditemukan.

"Mereka akan menunda pengiriman (panda). Mungkin, dikirim akhir Mei," ujar Menteri Lingkungan Malaysia G. Palanivel kepada AFP. Dia membenarkan bahwa Tiongkok menunggu hasil pencarian MH370 sebelum mengirimkan dua panda itu.

BACA JUGA: Dokumen Kuno Menyebut Yesus Menikah

Namun, dalam pernyataan publik di tempat yang berbeda, Palanivel menyangkal pernyataan sebelumnya. Dia menegaskan, penundaan pengiriman dua panda tersebut bukan karena MH370. Melainkan menunggu waktu yang tepat, yaitu pada 31 Mei.

Sebab, tanggal tersebut menandai dua tahun hubungan kerja sama antara Tiongkok dan Malaysia. Padahal, jadwal awal pengiriman panda itu adalah 16 April dengan menggunakan Malaysia Airlines. Malaysia Airlines adalah perusahaan penerbangan MH370.

Awal 2014 dua negara menetapkan tahun ini sebagai tahun persahabatan antara Tiongkok dan Malaysia. Namun, kini kondisinya berbanding terbalik. Sejak kasus hilangnya pesawat MH370, kunjungan warga Tiongkok ke Malaysia turun drastis.

Pemerintah Malaysia menyatakan, 30 ribu orang turis Tiongkok membatalkan perjalanan liburan ke Malaysia. Hubungan semakin memburuk ketika ada turis Tiongkok yang diculik di Malaysia oleh militan Filipina beberapa waktu lalu.(AFP/sha/c19/tia)

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Inilah Wanita Pelempar Sepatu ke Hillary Clinton


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler