TKDN di Atas 40 Persen, Acer Manufacturing Indonesia Digandeng Sejumlah Kementerian & BUMN

Jumat, 13 Januari 2023 – 23:51 WIB
President Director of Acer Indonesia Herbet Ang (kiri) saat perayaan 11 tahun berdirinya AMI pada 12 Januari. Foto Mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Acer Manufacturing Indonesia (AMI) mendukung program pemerintah dalam peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan meningkatkan kapasitas produksinya. 

Menurut President Director of Acer Indonesia Herbet Ang, AMI memanfaatkan inovasi dan teknologi terkini guna menghasilkan produk-produk berkualitas global. Ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk memberdayakan dan memperkuat industri dalam negeri.

BACA JUGA: Acer Indonesia Sebut 5 Produk Ini Penuhi Standar TKDN

Di samping mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri termasuk pada pengadaan barang atau jasa pemerintah. 

Pencapaian AMI dalam memenuhi ketersediaan produk teknologi informasi yang unggul dan melampaui persyaratan TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) lebih dari 40%, menjadikan AMI sebagai satu-satunya perusahaan global di Indonesia yang menawarkan lini produk dalam negeri terlengkap. 

BACA JUGA: Penggunaan Produk TKDN Dapat Membantu Memulihkan Perekonomian Bangsa

"Acer mendapat kepercayaan menjadi mitra pemerintah dalam pengadaan perangkat teknologi, di antaranya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Pajak, dan sejumlah bank BUMN," ungkap Herbet Ang dalam merayakan 11 tahun berdirinya AMI pada Kamis (12/1).

Diketahui, Acer Indonesia selama ini juga menjadi salah satu dari prinsipal yang berhasil lolos seleksi dan ditunjuk oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah untuk melaksanakan konsolidasi pengadaan laptop produk dalam negeri secara nasional tahun anggaran 2022.

BACA JUGA: PLN Rampungkan Pembangunan SUTT 150 kV Antar Pulau di Sulawesi dengan TKDN 84,75 Persen

Pencapaian ini tentunya didukung keberhasilan AMI yang menghadirkan produk berstandar nasional maupun internasional serta pelayanan purna jual yang andal dan tepercaya. Pelayanan tersebut telah hadir di seluruh wilayah Indonesia, di 110 lokasi, 90 kota, dan 36 provinsi. 

"Hingga akhir 2022, Acer mencatatkan 100% service level agreement (SLA) untuk penanganan servis produk TKDN dalam waktu kurang dari 10 hari kerja," ucapnya.

Untuk memberikan nilai tambah bagi produk berkualitas yang dihadirkan, Acer berkomitmen menyediakan jaminan waktu servis produk yang diproduksi oleh AMI. Selain itu, menawarkan sejumlah keuntungan lainnya untuk pelanggan, yakni potongan harga untuk pembelian produk dan biaya layanan teknis. 

Juga setiap pembelian aksesoris maupun upgrade perangkat. Pelanggan pun dimudahkan dengan layanan konsultasi gratis produk secara online.

“AMI adalah komitmen Acer untuk menyediakan perangkat teknologi rakitan dalam negeri berkualitas global guna memenuhi permintaan pelanggan di tanah air," ujar Herbet Ang.

Selama 11 tahun, AMI telah berhasil memenuhi kebutuhan pelanggan yang makin meningkat dan beragam atas perangkat teknologi. 

Selain itu, pelayanan pelanggan Acer Indonesia telah mendapatkan pengakuan dengan meraih Indonesia Customer Satisfaction Achievement Award (ICSA) selama 12 tahun berturut-turut. Tak hanya itu, Acer juga meraih penghargaan Service Quality Index (SQI) Award 2022.

AMI menerapkan sertifikasi ISO 9001:2015 untuk memenuhi kebutuhan pelanggan melalui kualitas dan peningkatan mutu; ISO 14001:2015 untuk sistem manajemen lingkungan; serta ISO 45001:2018 untuk manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Dengan semua sertifikasi tersebut, AMI menjamin proses produksi yang berjalan sesuai dengan standar nasional dan internasional.

Selama 11 tahun kiprahnya di Indonesia, AMI telah didukung ratusan tenaga sumber daya lokal yang profesional dan terampil di bidangnya masing-masing.

"Keberadaan AMI bukan hanya membuka kesempatan penyerapan tenaga kerja yang luas, tetapi juga berdampak positif pada peningkatan talenta sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat," terang Herbet Ang.

Dia menambahkan beroperasinya AMI juga akan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi maupun sosial di Indonesia, melalui penciptaan lapangan pekerjaan, transfer teknologi, peningkatan pendapatan, hingga peluang investasi. (esy/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler