Tolak Kenaikan Gaji DPRD DKI, PSI Disebut Satu-satunya Partai yang Menyuarakan Aspirasi Rakyat

Jumat, 18 Desember 2020 – 17:17 WIB
PSI. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Sikap mayoritas fraksi di DPRD DKI Jakarta walk out kala Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan bicara di Rapat Paripurna menunjukkan jika mereka belum dewasa dalam berpolitik.

Pasalnya, aksi walk out tersebut diduga sebagai respon atas sikap PSI menolak kenaikan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan gaji DPRD DKI Jakarta.

BACA JUGA: PSI Dinilai Mendobrak Tradisi Kartel Politik di DPRD DKI

Direktur IndoStrategi Research And Consulting, Arif Nurul Imam mengapresiasi keberanian PSI kala membongkar rencana kenaikan anggaran RKT. Dan sikap tersebut, dia menambahkan, merupakan harapan serta aspirasi masyarakat.

"Sikap PSI yang menolak kenaikan gaji DPRD DKI Jakarta tentu menjadi catatan positif bagi publik karena sikap demikian merupakan harapan dan aspirasi masyarakat. Di tengah mandulnya parpol khususnya legeslatif dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, sikap PSI ini menjadi oase di tengah ketidakpercayaan publik pada parlemen," katanya di Jakarta, Jumat (18/12).

BACA JUGA: PSI Apresiasi Keputusan Pemerintah Menggratiskan Vaksinasi Covid-19

Namun, dia mengingatkan, upaya di jalan PSI saat ini tidak akan mudah. Sebab, partai yang dipimpin Grace Natalie tersebut akan mendapatkan perlawanan dari banyak fraksi di DPRD DKI Jakarta, terutama mereka yang tak sejalan.

"Sikap PSI ini akan mendapatkan perlawanan dari sesama anggota DPRD yang tidak sejalan. Sikap fraksi-fraksi lain yang walk out tentu merupakan adegan yang menunjukkan ketidakdewasaan dalam berpolitik," tutup Arif.

BACA JUGA: Ananda Sukarlan Bangga dengan Aksi PSI di DPRD DKI

Sebelumnya, dalam rapat Raperda tentang perubahan Perda nomor 1 tahun 2015 di gedung DPRD DKI Jakarta Senin (14/12), sejumlah fraksi melakukan aksi walkout ketika PSI mendapatkan giliran berbicara menyampaikan pandangan umumnya. Aksi walkout diduga sebagai respon atas sikap PSI menolak kenaikan RKT dan Gaji DPRD DKI Jakarta. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler