Tolak Usung Deddy Mizwar, PKS Beri Ruang Bagi Demokrat

Rabu, 27 Desember 2017 – 22:06 WIB
Deddy Mizwar. Foto: from Jabar Ekspres

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat (PD) sangat memahami keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung Letnan Jenderal (Letjen) Purnawirawan (Purn) Sudrajat dan Akhmad Syaikhu dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar) 2018.

Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan memang banyak pertanyaan yang masuk ke telepon selulernya terkait Pilkada Jabar.

BACA JUGA: PKS Tinggalkan Deddy Mizwar, Begini Reaksi SBY

Menurutnya, Jabar memang punya magnitude yang sangat luar biasa karena pemilihnya 18 persen dari total pemilih Indonesia. Dia menegaskan ini tentu jumlah yang tidak kecil.

Namun, dia mengatakan dalam rapat DPP PKS sekitar pukul 14.30 WIB memutuskan mengusung Sudrajat-Syaikhu.

BACA JUGA: Presiden PKS Batalkan Dukungan Buat Deddy Mizwar via Telepon

Lima menit setelah rapat, Sohibul langsung menelepon Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsudin menyampaikan hasil pembahasan internal DPP PKS.

"Bahwa PKS menjatuhkan pilihan pada Pak Sudrajat dan Pak Syaikhu," kata Sohibul di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (27/12).

BACA JUGA: Kemungkinan Kader PKS Dampingi Sudrajat, Nih Namanya

Sohibul bersyukur karena Amir sebagai politikus senior dan sangat dewasa memahami keputusan yang ditempuh PKS.

"Ini juga yang mendasari kami," katanya.

Sohibul ingin keputusan terkait Pilkada Jabar ini bisa dilakukan secepatnya. Sebab, dia ingin memberikan ruang gerak kepada partai-partai yang awalnya bersama-sama PKS, namun kemudian harus berpisah.

"Dengan adanya waktu yang cukup saya rasa Partai Demokrat bisa menentukan sikap kemudian memiliki ruang gerak yang memadai untuk menentukan sikap ke depan," paparnya.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wabah Difteri Meluas, Legislator PKS Waswas


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler