Tottenham Menang Dramatis, Mourinho Minta Maaf ke Eric Dier

Rabu, 27 November 2019 – 08:09 WIB
Jose Mourinho (kiri) bersukacita bersama staf Tottenham Hotspur di bangku cadangan. Foto: as

jpnn.com, LONDON - Tottenham Hotspur memastikan satu tiket 16 Besar Liga Champions setelah dalam matchday kelima Grup B di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (27/11) dini hari WIB, menang 4-2 atas Olympiacos.

Spurs sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol Youssef El-Arabi (menit ke-6) dan Ruben Semedo (19), Namun, tim racikan Jose Mourinho itu bangkit untuk membalikkan keadaan.

BACA JUGA: Debut Manis Jose Mourinho Bersama Tottenham Hotspurs di Kandang West Ham

Harry Kane mengukir brace yakni pada menit ke-50 dan 77. Dele Alli dan Serge Aurier juga turut menyumbangkan masing-masing satu gol pada menit ke 45 dan 73.

Tambahan tiga angka membuat Tottenham kini mengoleksi sepuluh poin dan memastikan berada di posisi kedua klasemen akhir nanti. Tottenham menyusul Bayern Muenchen (15) yang sudah lolos sejak pertandingan keempat dan dini hari tadi melibas Red Star Belgrade 6-0. Olympiacos (satu poin) akan memperebutkan satu tiket ke Liga Europa bersama Red Star (tiga poin).

BACA JUGA: Bayern Muenchen Tembus 16 Besar Liga Champions

Usai pertandingan, Mourinho mengatakan harus meminta maaf kepada pemainnya, Eric Dier. Mou menarik Dier pada menit ke-29, saat tertinggal 0-2 dan kemudian memasukkan Christian Eriksen.

Pergantian pemain itu sejatinya merupakan salah satu kunci kebangkitan tuan rumah. Spurs tampil lebih galak. "Hal pertama yang ingin saya katakan di depan umum dan juga di ruang ganti (setelah pertandingan) ialah meminta maaf kepada Eric Dier," kata Mou usai laga, seperti dikutip dari Metro.

BACA JUGA: Liga Champions: Kalahkan Lokomotiv, Si Nyonya Tua Lolos ke Babak Gugur

"Saya menggantinya bukan karena Eric bermain buruk, itu untuk tim, demi menemukan solusi. Kami tertinggal 0-2. Lawan menutup dengan sangat baik sehingga saya membutuhkan orang kedua yang menemani Dele Alli membuat koneksi tim. Untuk itu saya hanya perlu satu gelandang (bertahan). Itu adalah keputusan yang sulit bagi saya, tetapi saya melakukannya untuk tim. Eric mengerti, tetapi itu tidak pernah mudah," pungkas Mou. (adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler