Transmigran Hasilkan 5,87 Juta Ton Beras per Tahun

Rabu, 18 April 2012 – 18:42 WIB

JAKARTA--Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengungkapkan, selama pelaksanaan program transmigrasi  sejak tahun 1905 sampai dengan tahun 2011, luas lahan  transmigrasi seluas 4.537.034 Ha yang tersebar di 2.746 UPT (Unit Pemukiman Transmigrasi) di seluruh Indonesia.

Dari luas itu, sebanyak 37 persennya atau seluas 1.678.702,5 Ha telah berhasil menjadi sentra produksi pangan. Salah satu hasil produksi pangan tertinggi tersebut adalah padi sebanyak 8,4 juta ton GKG per tahun atau setara 5,87 juta ton beras.

"Pengembangan sentra produksi baru di kawasan-kawasan transmigrasi yang tersebar di seluruh Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi pangan nasional dan sekaligus sebagai upaya distribusi pangan ke berbagai wilayah Indonesia," terang Muhaimin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/4).

Muhaimin mengatakan, pembangunan dan pengembangan transmigrasi, terutama di sektor pertanian pangan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat luas.

“Pembangunan dan pengembangan transmigrasi tidak hanya sekedar memberikan peningkatan kesejahteraan masyarkat di lokasi saja, tapi mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi baik mulai  dari lingkup kecamatan, kabupaten/kota, provinsi sampai nasional," ujarnya.

Pembukaan lahan baru yang diintegrasikan dengan program transmigrasi, katanya, telah terbukti dapat menekan laju degradasi lahan akibat perubahan alih fungsi. Selain itu, perluasan lahan pertanian melalui program transmigrasi juga telah mengurangi ketergantungan penyediaan pangan nasional terhadap impor pangan dari luar negeri.

“Bahkan untuk menjamin kepastian usaha bagi para transmigran, Kemenakertrans juga telah menfasilitasi terbitnya sertifikat lahan transmigrasi yang sampai saat ini sudah mencapai 2.268.517 sertifikat tanah,” terangnya. (Cha/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Penyerapan Anggaran Infrastruktur Lambat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler