Tren Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Bikin Khawatir

Kamis, 10 Desember 2020 – 02:50 WIB
Ilustrasi COVID-19. Foto: diambil dari covid19goid

jpnn.com, KOTA BOGOR - Kasus penyebaran virus Corona di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat sepekan terakhir bikin khawatir.

Tren peningkatan kasus positif Covid-19 di sana terus meningkat, bahkan pada pekan ini ada 60-an warga terinfeksi virus Corona tiap hari.

BACA JUGA: Terlalu Berbahaya, Pasien Covid-19 di Dua Rumah Sakit Kehilangan Hak Pilih

Berdasarkan data harian Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Bogor, jumlah kasus positif dalam waktu tiga hari terakhir sebanyak 180 orang.

Perinciannya terdiri dari 61 kasus positif pada Rabu (9/12), 59 kasus pada Selasa (8/11), dan 60 kasus pada Senin (7/12).

BACA JUGA: Petahana Tumbang Versi Quick Count Pilkada Medan, Pendukung Bobby-Aulia Bersorak Gembira

Jumlah kasus positif harian itu jauh lebih tinggi daripada data harian pada awal November lalu yakni sekitar 40-an kasus per hari.

Berdasarkan data harian penanganan Covid-19 pada Dinkes Kota Bogor, akumulasi kasus positif di sana sampai Rabu kemarin sudah mencapai 3.842 kasus.

BACA JUGA: Habib Rizieq: Mereka Tidak Mencelakai Siapa pun

Dari jumlah itu, sebanyak 3.030 kasus positif sudah dinyatakan sehat, 109 kasus positif meninggal dunia, serta 703 kasus positif masih aktif.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, terus meningkatnya kasus positif di daerahnya membuat tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien di rumah sakit terus meningkat.

Menurut Dedie A Rachim, tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien positif Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat, dari 455 tempat tidur yang tersedia sudah terisi sekitar 90 persen.

"Tingkat keterisian tempat tidur di ruang ICU untuk pasien positif COVID-19 dengan gejala berat, dari 20 tempat tidur, juga sudah terisi sekitar 90 persen," katanya.

Kemudian, tingkat keterisian di Gedung PPSDM milik BNN di Lido, Kabupaten Bogor untuk pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala, dari 100 tempat tidur sudah terisi mencapai 70 persen.

Menurut Dedie, Pemerintah Kota Bogor mencari solusi tambahan kapasitas tempat tidur untuk pasien positif Covid-19 karena tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit sudah hampir penuh.

Solusinya, antara lain meningkatkan kapasitas tempat tidur untuk pasien terinfeksi virus Corona di RSUD atau mencari lokasi lain pada aset milik Pemerintah Kota Bogor guna dijadikan RS cabang RSUD.(antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler