Triwulan III 2023, Saraswanti Anugerah Makmur Raih Laba Rp 356 Miliar

Senin, 30 Oktober 2023 – 03:50 WIB
PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (Saraswanti). Foto dok Saraswanti

jpnn.com, JAKARTA - Emiten pupuk PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) menorehkan kinerja moncer pada Triwulan III/2023, dengan mencatatkan kenaikan penjualan dan laba tahun berjalan.

Laba tahun berjalan emiten tersebut melambung menjadi Rp 355,98 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 228,42 miliar, atau naik sebesar 55,84%.

BACA JUGA: Setor Pajak Terbesar, SAMF Raih Penghargaan dari Kanwil DJP Jatim

Penguatan laba tahun berjalan seiring dengan meningkatnya penjualan menjadi Rp 3,82 triliun pada Triwulan III tahun ini, naik 56,10% dari sebelumnya Rp 2,44 triliun pada periode yang berakhir 30 September 2022.

Direktur Utama SAMF, Yahya Taufik menjelaskan faktor utama penopang keberhasilan kinerja perseroan di antaranya masih tingginya permintaan pasar untuk pupuk NPK, khususnya dari kalangan perkebunan sawit, karet dan kakao.

BACA JUGA: AirAsia jadi Maskapai Pertama Layani Rute Denpasar dari Bandara Kertajati, Ada Harga Promo

Terkait kendala bahan baku, Yahya mengatakan sejauh ini sudah tidak ada masalah.

Dia menambahkan, pasokan bahan baku cukup lancar dan harga bahan baku juga sudah lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

BACA JUGA: Bakso Tjap Haji Bersertifikat Halal, Kang Emil: Bintang 5 dari Saya

Di sisi lain, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi pupuk NPK ini mencatatkan aset sebesar Rp 2,88 triliun dengan liabilitas Rp 1,56 triliun, serta ekuitas sebesar Rp 1,31 triliun.

“Pencapaian pada Triwulan III/2023 telah menunjukkan perkembangan yang positif untuk mencapai target Full Year 2023, mengingat momentum pemulihan ekonomi yang semakin membaik dan masih tingginya permintaan pupuk dari existing maupun new customer," tutur Yahya.

"Sepanjang 2023 ini, kami mendapat pemesanan dengan jumlah yang melebihi tahun sebelumnya dan jumlah ini terus bertambah seiring dengan banyaknya permintaan yang masuk. Tren kenaikan permintaan pupuk kami yakini akan terus berlangsung,“ imbuhnya.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler