Tugas Berat Menanti Sandiaga Uno di PPP

Kamis, 15 Juni 2023 – 07:01 WIB
Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2023). ANTARA/Narda Margaretha Sinambela.

jpnn.com - JAKARTA - Sandiaga Salahuddin Uno resmi bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pelaksana Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengatakan bahwa Sandiaga Uno, akan mendapatkan tugas berat sesuai resmi menjadi kader partai berlambang Kakbah itu.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Resmi Jadi Kader PPP, Datang Disambut Rebana dan Salawat

Menurut dia, tugas berat bagi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu sebagai bentuk plonco yang merupakan lanjutan dari masa pengenalan sebelum bergabung ke PPP.

“Kami adalah memikul beban yang berat itu untuk Indonesia karena ini adalah lanjutan dari ospek namanya ada plonco,” ujar Mardiono di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Rabu (14/6).

BACA JUGA: Kabar Penting dari PPP tentang Sandiaga Uno, jadi Pendamping Ganjar?

Mardiono mengatakan bahwa tugas berat itu akan diberikan kepada Sandiaga Uno saat Rapat Pimpinan Nasional PPP pada Sabtu nanti.

“Pak Sandi nanti Sabtu dimohon hadir, maka Pak Sandi kemungkinan akan mendapatkan tugas yang lebih berat lagi, sanggup, ya, Pak Sandi? Karena ini perjuangan untuk umat, untuk Indonesia yang sangat kita cintai,” kata Mardiono.

BACA JUGA: Sandiaga Uno: Kami Ingin Warteg Bisa Dibuka di New York dan Jerman

Meski begitu, dia optimistis Sandiaga Uno mampu melaksanakan tugas berat yang diberikan PPP.

“Khusus untuk Pak Sandi, itu tugas-tugas yang berat itu tidak boleh menggunakan SPJ. Kalau teman-teman yang lain sesekali masih ada SPJ, tetapi untuk tugas Pak Sandi ini supaya tidak ada dusta di antara kita,” tambah dia. 

Sebelumnya, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan partainya siap memberikan posisi strategis di tingkat pusat bagi Sandiaga Uno yang dinilainya kaliber tokoh nasional, salah satunya kursi wakil ketua umum PPP.

Meski demikian, kata dia, Sandiaga Uno tidak akan menempati posisi ketua umum, sekretaris jenderal, ataupun bendahara umum PPP.

"Ya, salah satu opsi (waketum) lah, ya, toh di DPP, kan, banyak jabatan. Akan tetapi, yang jelas bukan ketum, sekjen, bendahara umum. Nanti akan disampaikan oleh Pak Mardiono, akan kami bahas, tetapi yang jelas posisinya baguslah," tutur Awiek, sapaan karib Achmad Baidowi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6).

Awiek mengatakan bahwa posisi bagi Sandiaga itu akan diputuskan dalam Rapimnas PPP yang digelar pada Jumat (16/6).

Dia menyebut posisi Sandiaga Uno untuk diusulkan sebagai salah satu nama bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo juga akan makin terbuka lebar pasca-dirinya resmi bergabung sebagai kader PPP.

"Mau menawarkan Pak Sandi ke PDIP beliau, kan, belum kader PPP, kalau sudah jadi kader PPP, peluangnya lebih terbuka," ucap Awiek.

 Di awal, Awiek menuturkan bahwa penjajakan PPP terhadap Sandiaga Uno telah dilakukan sejak 2020. (antara/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler