Tunda Rakernas, PAN Galau?

Senin, 06 Agustus 2018 – 09:22 WIB
Sekjen PAN Eddy Soeparno di Rakernas PAN, Bandung. Foto: istimewa

jpnn.com - Partai Amanat Nasional (PAN) masih galau untuk mengusung capres dan cawapres pada Pilpres 2019 mendatang. Partai yang dinakhodai Zulkifli Hasan itu menunda rapat kerja nasional (Rakernas) yang agendanya terkait hal tersebut. Diketahui sebelumnya, jadwal Rakernas partai berlambang matahari yakni, Minggu (5/8).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno mengatakan, Rakernas PAN itu sedianya digelar selama dua hari, sebelum memutuskan arah dukungan pada Pilpres 2019. ”Belum jadi. Kami mundurkan sedikit,” tukasnya saat dikonfirmasi, Minggu (5/8).

BACA JUGA: Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Jokowi dan Prabowo, Jauh!

Namun, Eddy tak menjelaskan lebih lanjut mengenai alasan penundaan rakernas partainya. Ia hanya berharap penundaan ini tak sampai lebih dari satu sampai dua hari ke depan. ”Mudah-mudahan hanya satu sampai dua hari saja,” harapnya.

Eddy mengatakan, penundaaan disebabkan karena permintaan dari beberapa Ketua Wilayah di sejumlah provinsi yang meminta tambahan waktu untuk melakukan rapat pleno dan memberikan rekomendasi ke DPP.

BACA JUGA: Ki Sunda Dorong Kang Aher dan Yuddy Chrisnandi jadi Cawapres

Terpisah, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menuturkan, PAN belum dengan tegas menyatakan dukungan kepada salah satu capres. Rakernas yang seharusnya menentukan hal tersebut namun ternyata ditunda.

Hasto mengatakan, pihaknya belum melakukan lobi-lobi dengan elite PAN, lantaran tengah sibuk melakukan pertemuan dengan Sekjen partai koalisi. Kendati demikian, pihaknya masih membuka pintu koalisi kepada PAN.

BACA JUGA: Parpol tak Usung Capres Belum Tentu Kena Sanksi

”Saya saat ini sudah berfokus kepada menyiapkan seluruh tahapan-tahapan pemenangan bersama para sekjen, sehingga kami tidak melakukan lobi-lobi lebih lanjut. Ya mungkin PAN masih galau,” kata Hasto di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Minggu (5/8).

Dia menyebut, presiden atau orang dekatnya langsung yang melakukan komunikasi dengan pihak PAN. Karena, para Sekjen partai pendukung telah berkomitmen menyelesaikan tugas teknis persiapan bentuk tim pemenangan Pilpres 2019. ”Hanya bapak presiden bersama seluruh tim yang membantu beliau, tentu saja dimungkinkan untuk melakukan dialog itu,” kata Hasto.

Hasto menuturkan, Presiden Jokowi sendiri yang memberikan keputusan terkait koalisi. Dia mencontohkan seperti saat menggandeng partai yang kini bersama, keputusan dipegang Jokowi. ”Pada akhirnya tentu saja kesepakatan itu kita serahkan kepada bapak Jokowi,” ucapnya. (aen)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kiai Nahdiyin Satu Kalimat dan Sebarisan untuk Cak Imin


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
PAN   Pilpres 2019  

Terpopuler