Uang Elektronik Expired di Jalan Tol? Begini kata Jasa Marga

Selasa, 12 Juni 2018 – 19:47 WIB
E-Toll. Ilustrasi Foto: Sutan Siregar/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Jasa Marga memberi penjelasan mengenai uang elektronik yang tengah ramai menjadi perbincangan.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan perseroan sejauh ini terus melakukan pemantauan.

BACA JUGA: H-5 Sebanyak 361 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

"Kami memonitor durasi perjalanan pengguna jalan tol saat uang elektronik ditap di gerbang asal dan uang elektronik ditap di gerbang tujuan semata untuk evaluasi operasional kami," jelas Dwimawan lewat siaran persnya, Selasa (12/6).

Dia menegaskan bahwa hal tersebut tidak menyebabkan uang elektronik menjadi kadaluwarsa.

BACA JUGA: Jasa Marga Siapkan 3 Langkah PascaPelemparan Batu dari JPO

"Kami tegaskan bahwa hal itu tidak membuat uang elektronik menjadi expired/tidak bisa digunakan kembali atau uang elektronik Anda saldonya terpotong," jelasnya.

"Kami juga tidak pernah mengenakan denda/sanksi atas kejadian tersebut," imbuh dia.

BACA JUGA: Jasa Marga Perkirakan Hari Ini Puncak Arus Mudik

Dalam hal ini uang elektronik tetap ditransaksikan secara manual, yaitu uang elektronik akan ditransaksikan petugas di luar Gardu Tol Otomatis (GTO) menggunakan mesin EDC.

Dengan begitu, sambung Dwimawan pengguna jalan tol bisa menggunakan uang elektronik yang sama dan bebas menggunakan kartu, dalam batas wajar, tanpa kekhawatiran uang elektroniknya menjadi expired.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelempar Batu ke Tol Diringkus, Jasa Marga Lakukan Ini


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler