Uji Coba Publik LRT Jakarta Pekan Depan

Sabtu, 08 Juni 2019 – 17:11 WIB
Uji coba LRT di stasiun Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur. Foto: Nasuha/Indopos/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Light Rapid Transit atau LRT Jakarta akan diuji coba pada Selasa (11/6) mendatang. LRT mengajak masyarakat untuk menjadi bagian uji coba kereta ringan itu pertama kali. Bagi masyarakat yang mau ikut harus mendaftarkan dirinya untuk menjadi penumpang LRT.

“Iya benar, hari Selasa (11/6) akan di uji coba,” kata Direktur Proyek LRT Jakarta Iwan Takwin saat dikonfirmasi JawaPos.com, Sabtu (8/6).

BACA JUGA: Spotify Mulai Uji Coba Sistem Smart Assistant di Mobil

Iwan menuturkan, masyarakat Jakarta bisa mengunjungi laman resmi LRT di https://lrtjakarta.co.id/ untuk mulai mendaftar menjadi penumpang perdana LRT Jakarta. Sebelum menaiki LRT Jakarta, calon penumpang juga harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Syarat dan ketentuan tersebut berupa satu e-ticket hanya berlaku untuk satu orang, kemudian satu alamat email dapat didaftarkan berkali-kali tanpa batas. E-ticket hanya dapat divalidasi di hari H atau tanggal pilihan calon penumpang dan E- ticket yang divalidasi tidak dapat digunakan kembali.

BACA JUGA: Koridor 1 LRT Jakarta Siap Dioperasikan

E-ticket dapat dicetak atau diakses melalui email calon penumpang. Namun, anak dibawah umur 3 tahun tidak wajib melakukan pendaftaran. Iwan menuturkan, rute pertama LRT Jakarta yang sudah siap melayani masyarakat itu adalah dari Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur ke Kelapagading, Jakarta Utara.

“Target operasi LRT Jakarta fase 1 secara komersial sudah disiapkan pada 22 Juni 2019. Saat ini progresnya 98,7 persen, dan yang tersisa penyempurnaannya serta administratif,” ucap Iwan.

BACA JUGA: Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Lakukan Pengujian Sarana LRT Jakarta

Pengoperasian LRT Jakarta fase 1 itu tinggal menunggu penyelesaian pembangunan jembangan penghubung (skybridge) Stasiun LRT Velodrome dengan Halte Transjakarta Pemuda Rawamangun (Koridor 4). “Konstruksi skybridge saat ini sudah 70 persen untuk penyempurnaannya,” tutur Iwan.

Iwan pun menyebut, jembatan penghubung atau skybridge antara Stasiun LRT Velodrome ke Halte Transjakarta Pemuda itu memiliki desain dinamis dan menarik. “Kami telah siapkan anggaran hingga Rp 20 miliar untuk skybridge Stasiun LRT Velodrome itu. Kita desain skybridge itu agar menjadi ikon baru, dengan desain dinamis dan instagramable,” ujar Iwan.

Menurutnya, ada dua pintu masuk untuk penumpang umum, dan satu pintu masuk khusus bagi penyandang disabilitas. Pengguna LRT dan Transjakarta tidak perlu lagi khawatir merogoh kocek dua kali untuk melanjutkan perjalanannya ke seluruh wilayah Jakarta.

Jembatan tersebut tak hanya menghubungkan penumpang LRT dan Transjakarta, tetapi juga mengintegrasikan sistem tiketingnya. “Nanti dari Velodrome, masyarakat bisa melanjutkan ke Dukuh Atas menggunakan Transjakarta, untuk melanjutkan perjalanan ke lokasi lainnya di Jakarta dengan berbagai alat transportasi dari sana,” jelasnya. (jpc)

BACA ARTIKEL LAINNYA... LRT Jakarta Beroperasi Maret 2019, Menhub Minta Masyarakat Beralih Naik Angkutan Massal


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler