Ulama dan Kiai Al-Wathoniyah Sebut Ganjar-Mahfud Sebagai Wujud Nasionalis & Religius

Kamis, 26 Oktober 2023 – 00:15 WIB
Ulama dan kiai Al-Wathoniyah menyatakan dukungan kepada Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Dok: Sukarelawan Ganjar.

jpnn.com, JAKARTA TIMUR - Ulama dan kiai pimpinan Pondok Pesantren Al-Wathoniyah yang berjejaring dalam Persaudaraan Ganjar-Mahfud Al-Wathoniyah Jabodetabek (Pagarwaja) menilai pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD merupakan duet yang merepresentasikan kebinekaan Indonesia.

Duet antara Ganjar sebagai politikus dan Mahfud MD sebagai teknokrat merupakan pasangan ideal saling melengkapi dengan ketokohannya yang nasionalis dan religius.

BACA JUGA: Crivisaya Ganjar Gelorakan Hidup Sehat Melalui Mini Soccer di Palembang

Ketua Yayasan Al Wathoniyah Al Hamidiyah, KH Ahmad Nurul Huda mengungkapkan keputusan para ulama dan kiai Al-Wathoniyah untuk mendukung eks gubernur Jateng dua periode dan mantan ketua mahkamah konstitusi (MK) Mahfud ini menilik rekam jejak serta latar belakang keduanya.

Hal ini diungkapkan KH Ahmad Nurul usai mengikuti kegiatan Pagarwaja bertajuk "silaturahmi, doa, serta zikir bersama" yang berlangsung di Al-Wathoniyah Pusat Putri, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (25/10).

BACA JUGA: Saat Sukarelawan Ganjar Bantu Pembangunan Ruang Kelas kepada Warga Langkat

Di kalangan ulama-ulama Nahdlatul Ulama (NU), Ganjar dan Mahfud merupakan paslon yang menjunjung tinggi nasionalis-religius. Keduanya memiliki latar belakang sebagai santri.

Ganjar adalah cucu mantu dari tokoh ulama kharismatik NU, (Alm) KH. Hisyam Abdul Karim. Sementara, latar belakang keluarga Mahfud MD adalah warga nahdiyin.

BACA JUGA: Program Unggulan Ganjar-Mahfud Berbasis Pembangunan SDM Unggul

"Jadi, saya rasa hari ini terhubungkan sosok nasionalis dan religius yang ada di Pak Ganjar dan Mahfud MD dengan dukungan dari para kiai yang hadir hari ini," kata KH Ahmad Nurul.

Menurut dia, sifat nasionalisme yang ditunjukkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sejalan dengan apa yang ditanamkan oleh pendiri Pondok Pesantren Al-Wathoniyah, KH Hasbiyallah sejak tahun 1928.

"Ini adalah sebuah ikatan madrasah Al-Wathoniyah se-jabodetabek didirikan oleh Allah Yarhamu KH Hasbiallah, dari awal menegaskan dua hal, pertama pentingnya ngaji, ngaji ilmu agama, dan yang kedua pentingnya menjaga nasionalisme. Itu kenapa diberikan nama Al Wathoniyah," tutur dia.

Dengan kompetensi dan kapasitas keduanya, dia optimistis pasangan Ganjar-Mahfud mampu mengatasi segala permasalahan di Indonesia.

Sesuai dengan visi dan misi yang dicanangkan oleh Ganjar-Mahfud mulai dari pemberantasan korupsi, reformasi hukum, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul, persoalan energi biru dan hijau, menciptakan 17 juta lapangan kerja baru, dan lain sebagainya.

"Jadi, artinya ketika kita bicara harapan kepada beliau ini waktu yang tidak sebentar karena itu harus ada ikhtiar bersama-sama para kiai dari madrasah al wathoniyah se-jabodetabek ini juga punya komitmen untuk memberikan dukungan itu sekaligus nanti supaya harapan nya bisa terpenuhi, tentang kesejahteraan, Tentang pendidikan, termasuk tadi mewujudkan dunia kerja lewat jalur madrasah dan pondok pesantren," tutup dia.

Senada, Pimpinan Pagarwaja, KH Lukman Hakim mengatakan diantara sederet tokoh nasional yang mencalonkan diri sebagai capres-cawapres, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD merupakan putra terbaik bangsa yang tidak diragukan integritas dan kapabilitasnya.

"Bapak Ganjar adalah orang yang amanah dalam menjalankan roda kehidupan negeri ini. Kami sebagai tokoh masyarakat mendukung program daripada bapak Ganjar Pranowo (dan Mahfud MD)," ucap KH Lukman. (cuy/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Muncul Deputi Berkode 247 dan Orang Dekat Jokowi di Timses Ganjar


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler