UMKM di Riau Ekspor Produk ke Malaysia, Ternyata Caranya Begini

Rabu, 01 September 2021 – 18:11 WIB
Sejumlah UMKM di Kepulauan Riau melakukan ekspor produk ke Malaysia. Ilustrasi: Bea Cukai.

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Riau melakukan ekspor ke Malaysia.

Mereka menjalin kerja sama ekspor dan impor beberapa produk UMKM, sebagai hasil dari B to B Opportunities Kepri-Malaysia yang digelar Al Ahmady Entrepreneur Centre dan Dewan Perniagaan Melayu Malaysia (DPMM).

BACA JUGA: Lokal Keren Jatim, Upaya BRI Dorong UMKM Tembus Pasar Dunia

"Alhamdulillah, dari pertemuan virtual kemarin, ada beberapa peserta yang menjalin kerja sama," kata Direktur AEC Lisya Anggraini di Batam, Selasa (31/8).

Lisya mengatakan setidaknya empat pelaku usaha di Malaysia menyatakan tertarik untuk melanjutkan kerja sama dengan UMKM Kepri.

BACA JUGA: Ibas Salurkan BPUM Demi Mendukung UMKM Makin Maju Saat Pandemi

Sebaliknya, tiga pelaku usaha Kepri juga bersiap bekerja sama dengan pelaku usaha Malaysia.

Lisya menjelaskan permintaan dari Malaysia, antara lain Koperasi Usahawan Groom Big Selangor Behard yang tertarik dengan produksi santan dan kelapa dari UMKM Fresh Sant dari Batam, dan Koperasi Selangor yang menginginkan produksi olahan makanan Narata.

BACA JUGA: UMKM Kepri dan Johor Malaysia Jajaki Peluang Bisnis di Masa Pandemi

Pada pertemuan, Koperasi Selangor juga menyatakan membutuhkan kerupuk sayur untuk diekspor ke Thailand.

"Ini juga akan disiapkan oleh distributor dari Kepri, yang juga memiliki kerupuk sayur," kata dia.

Sementara itu, pelaku usaha di Kepri juga akan bekerja sama untuk menyalurkan produksi Malaysia, antara lain berbagai minuman.

"Mereka saling bertukar nomor telepon dan membagikan sampel," kata Lisya.

Belasan pelaku UKM di perbatasan Indonesia-Malaysia, Kepulauan Riau dan Johor Malaysia potensi kerja sama, dan ekspor-impor produk masing dalam B to B Opportunities yang digelar melalui virtual.

Konsul Ekonomi KJRI Johor Bahru Ari Wardhana menyampaikan UMKM kedua negara bertetangga sangat berpotensi untuk dikembangkan. Tidak hanya dengan ekspor-impor produk masing-masing, namun juga bahu-membahu menuju pasar lebih besar.

UMKM Kepri, kata Ari bisa berkolaborasi dengan pelaku usaha di Malaysia untuk menggunakan akses pasar yang dimilikinya. Apalagi pelaku usaha Malaysia memiliki jaringan yang relatif lebih luas.

"Barangnya di-supply dari Kepri, secara bersama bisa melakukan penetrasi pasar di luar ASEAN, Timur Tengah dan Afrika," kata dia. (antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lokal Keren Jatim Jadi Peluang Besar Memajukan UMKM


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler