jpnn.com - BIRMINGHAM - Tontowi Ahmad/Liliyana gagal total keluar dari tekanan pertandingan perempat final All England 2016. Akibatnya, ganda campuran terbaik Indonesia saat ini harus mengubur keinginan lolos ke semifinal.
Dalam pertandingan yang digelar di Barclaycard Arena, Birmingham, Sabtu (12/3) dini hari WIB, Tontowi/Liliyana kandas di tangan ganda tuan rumah Chris Adcock/Gabrielle Adcock.
BACA JUGA: Messi tak Masuk Daftar Pemain Terbaik Sepanjang Masa
Pasangan suami istri kesayangan Inggris itu berhasil menekan Tontowi/Liliyana sepanjang pertandingan. Tekanan buat ganda Merah Putih bertambah dengan riuhnya dukungan fans buat pemain Inggris.
Dengan tekanan dari luar dan dari dari dalam, Tontowi/Liliyana pun tampil under perform, tak maksimal, alias di bawah standar mereka.
BACA JUGA: Mancini Sampaikan Harapan Besar pada Balotelli
Meski lebih diunggulkan, kelas Tontowi/Liliyana (unggulan ke-2), bak di bawah Chris/Gabrielle (unggulan ke-7). Laga ini dimenangkan pasutri Inggris dengan 21-18, 21-16, dalam durasi 40 menit saja.
Di semifinal, Chris/Gabrielle akan meladeni pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.
BACA JUGA: Manajemen Inter Garansi Masa Depan Mancini
Sementara itu, satu harapan Indonesia yang tersisa di All England, Praveen Jordan/Debby Susanto baru akan turun beberapa saat lagi. Unggulan ke-8 itu akan meladeni ganda Tiongkok, Liu Cheng/Bao Yixin (unggulan ke-3). (adk/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bersyukur Tak Kebobolan, Bilbao Tetap Waspada di Mestalla
Redaktur : Tim Redaksi