Unggul Telak di Pilkada Batam, Paslon Rudi-Amsakar Beri Reaksi Begini

Jumat, 11 Desember 2020 – 21:22 WIB
Petugas TPS 14 di Batu Besar, Nongsa, mengarahkan seorang pemilih untuk memasukan surat suara ke dalam kotak suara. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

jpnn.com, BATAM - Pasangan calon nomor 02 M Rudi-Achmad Amsakar unggul dari pasangan 01 Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid dalam hitung cepat di Pilkada Kota Batam.

Tadi malam, Rudi merencanakan menggelar jumpa pers di rumah pemenangan di Seipanas, namun menunda mengumumkan kemenangannya versi hitung cepat.

BACA JUGA: Pilkada Medan: Hitung Real Count Tim Pemenangan AMAN Selesai, Akhyar Nasution Bilang Begini

”Tim tetap tunggu real count. Di masing-masing TPS sudah ada relawan yang ditempatkan. Jadi sekarang kami tunggu saja hasilnya dulu,” kata Rudi sebagaimana dilansir Batam Pos.

Meski Rudi belum menyebutkan hasil real count maupun quick count hingga tadi malam, namun merujuk data e-rekap KPU RI, Rudi-Amsakar unggul telak dari pasangan Lukita-Basyid.

BACA JUGA: 3 Balita Tewas Bersimbah Darah, Sang Ibu Telentang Dekat Korban, Ada Sebilah Parang di Sampingnya

Rudi-Amsakar (Ramah) unggul 72,4 persen jauh meninggalkan paslon Lukita-Basyid yang hanya memperoleh 27,6 persen.

Namun, data e-rekap KPU yang di-input petugas KPU Batam dari tiap TPS itu baru 267 TPS dari 2.177 TPS atau sekitar 12.26 persen, hingga pukul 23.00 WIB. Angka ini masih akan terus bergerak karena proses input data masih terus dilakukan.

BACA JUGA: Inilah Alasan Hanura Lebih Memilih Dukung Rudi-Amsakar di Pilkada Batam

Ketua KPU Batam, Herrigen Agusti, sebelumnya mengatakan, e-rekap bukan penentu kemenangan. ”Penentuan tetap hasil hitung manual KPU Batam,” ujar Herrigen.

Di tempat terpisah, Tim Pemenangan Lukita-Basyid yang berencana menggelar jumpa pers tadi malam juga membatalkan. Namun, berdasarkan data Tim Pemenangan Lukita-Basyid yang tertera di papan tulis di Rumah Pemenangan di Legenda Malaka menunjukkan, Luki-ta-Basyid hanya memperoleh 32 persen. Sementara Rudi-Amsakar 67 persen.

Sementara itu, Lukita sendiri menyatakan sudah siap menerima hasil Pilwako Batam. Segala usaha, kerja keras, sudah dilakukan. Termasuk juga doa. Itu disampaikannya, sesaat sebelum mencoblos di TPS 037, Bengkong Sadai, Rabu (9/12).

”Usaha sudah maksimal. Terima kasih kepada tim yang sudah bekerja selama satu tahun ini,” katanya.

Ia mengatakan, akan menunggu hasil dari penghitungan suara dari KPU Kota Batam. Apapun hasilnya, itulah pilihan dari masyarakat Batam. Lukita mengatakan, setelah pencoblosan ini, sudah saatnya merangkul semua pihak, agar membangun Batam yang lebih baik.

”Saya menunggu sembari menggalang kekompakan berbagai golongan. Ke depan silaturahmi dengan semua pihak,” tuturnya.

Lukita mengaku, tidak menyesal mengikuti Pilwako Batam. Karena banyak pihak yang telah mendorongnya hingga saat ini. ”Saya jadi lebih mengenal politik. Saya tidak menyesali, apapun hasilnya,” ungkapnya.

Di rumah bercat hijau toska dengan ornamen merah putih sepanjang 12 meter di bagian atap rumah yang ada di Jalan Hang Kesturi II, Bengkongsadai menjadi tempat peristirahatan Lukita. Sebelum ke TPS, Lukita bersama istrinya memilih rehat sejenak di rumah itu.

”Saya tadi pagi (kemarin, red) sarapan pisang rebus dan air putih. Tak lupa dengan vitamin,” katanya sembari tersenyum.

Ia berharap pilkada di Batam maupun daerah lainnya di Kepri berjalan lancar. ”Kami menunggu apapun hasilnya. Seluruh usaha sudah maksimal dilakukan,” ucapnya lagi.

Pada pesta demokrasi di TPS 037 kemarin, petugas KPPS menyelesaikan penghitungan suara. Lukita kalah di TPS 037 Bengkongsadai, tempat ia mencoblos. Jarak suara dengan paslon 02 Rudi-Amsakar, cukup jauh.

BACA JUGA: Mantan Anggota Dewan Doni SH Terancam Hukuman Mati, Kasusnya Lumayan Gede

Lukita-Basyid mendapatkan 47 suara. Sementara itu Rudi-Amsakar mendapatkan 77 suara. Suara sah sebanyak 124, dan tidak sah 5 suara. (*/batampos)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler