Ungkit Dosa Masa Lalu China, Dua Hari Kemudian Raib

Senin, 07 Juni 2021 – 15:22 WIB
Lapangan Tian'anmen di Beijing, China. Foto: ANTARA/M. Irfan Ilmie

jpnn.com, BEIJING - Akun media sosial untuk situs e-commerce populer China, Xiaohongshu alias "Little Red Book" raib dari jagad maya pada Minggu (6/6).

Dua hari sebelumnya, situs tersebut mengunggah konten mengenai peringatan peristiwa kekerasan terhadap pegiat prodemokrasi di Alun-alun Tiananmen 32 tahun lalu, sejarah kelam yang sangat sensitif di China.

BACA JUGA: Kereta China Kembali Celaka, Sedikitnya 9 Nyawa Melayang

Unggahan di akun Twitter versi China, Weibo, pada Jumat berbunyi,"Katakan dengan lantang: tanggal berapa hari ini?", menurut tangkapan layar yang dilihat oleh Reuters.

Unggahan itu langsung dihapus oleh Xiaohongshu, ungkap seseorang yang akrab dengan masalah tersebut, yang menolak disebutkan namanya.

BACA JUGA: China Beri Izin Penggunaan Vaksin Sinovac untuk Balita Hingga Remaja

Pencarian Weibo untuk akun resmi Xiaohongshu tidak membuahkan hasil pada Minggu, kendati aplikasinya sendiri tampaknya berjalan normal. Sejumlah pencarian daring menyebutkan bahwa akun tersebut tak tersedia "lantaran adanya pengaduan pelanggaran hukum dan aturan serta ketentuan yang relevan dari Weibo Community Convention".

Perusahaan, yang didukung oleh raksasa internet China Alibaba dan Tencent, tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar pada Minggu.

BACA JUGA: 2,12 Miliar Dosis Vaksin Telah Disuntikkan, China Nomor 1, Indonesia di Bawah Turki dan Spanyol

Sementara itu, Cyberspace Administration of China, regulator internet setempat, dan Sina Weibo keduanya tidak memberikan respons untuk dimintai keterangan, Minggu.

Akun Weibo Xiaohongshu kerap mengajukan pertanyaan sebagai bagian dari keterlibatan para penggunannya. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler