Uni Eropa Hibahkan Rp 232 M Lewat Program ARISE+

Kamis, 26 September 2019 – 02:53 WIB
Uni Eropa. Foto: EU

jpnn.com, JAKARTA - Uni Eropa (EU) memberikan hibah dana senilai EUR 15 juta (sekitar Rp 232 miliar) kepada Indonesia melalui program ASEAN Regional Integration Support - Indonesia Trade Support Facility (ARISE+ Indonesia).

Program yang diresmikan di Jakarta pada Rabu itu ditargetkan untuk berjalan selama empat tahun dengan tujuan peningkatan daya saing ekspor dan perdagangan Indonesia secara global, khususnya di bidang pertanian dan perikanan.

BACA JUGA: Uni Eropa Pastikan Tak Ada Larangan Impor Sawit

“ARISE+ Indonesia sesuai dengan pembangunan berkelanjutan soal peningkatan perdagangan, investasi, dan prioritas EU-Indonesia dengan kepentingan sama untuk mengembangkan hubungan kerja sama antara keduanya,” kata Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei, Vincent Piket.

Dubes Piket menyebut bahwa program ini akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, menarik investasi asing, serta membuka lapangan pekerjaan sehingga mendukung pengurangan kemiskinan di Indonesia.

BACA JUGA: AS Kembali Umbar Sanksi, Uni Eropa Siap Bantu Kuba

ARISE+ Indonesia nantinya juga akan difokuskan pada pengembangan kapasitas (capacity building) di pihak pemerintah Indonesia yang akan menjadi fasilitator program ini.

Pihak pemerintah tersebut antara lain Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Perdagangan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta pemangku kepentingan lain.

BACA JUGA: Uni Eropa Jadi Penghalang Rusia Kembali ke G7

Deputi Bidang Ekonomi Bappenas RI, Bambang Prijambodo, berharap program ini bisa menunjang Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA) yang masih dalam proses.

“ARISE+ Indonesia mempunyai peranan penting dalam isu-isu yang muncul dari negosiasi dan juga implementasi awal dari IEU-CEPA,” ujar Bambang.

Selain akan diimplementasikan bersama dengan pemerintah Indonesia, program hibah ini juga akan melibatkan perwakilan dunia usaha, serta mencoba menyasar pengusaha skala kecil dan menengah. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler