Universitas Tiongkok Ungkap Peran Tenggiling dalam Penyebaran Virus Corona

Jumat, 07 Februari 2020 – 19:25 WIB
Trenggiling. Foto ilustrasi: pojoksatu

jpnn.com, BEIJING - Sebuah studi menemukan bahwa urutan genom galur virus corona yang diambil dari tenggiling 99 persen identik dengan yang ditemukan pada orang-orang yang terinfeksi virus tersebut. Ini mengindikasikan bahwa hewan itu kemungkinan merupakan inang perantara dalam proses penularan virus corona.

Studi tersebut dipimpin oleh Universitas Pertanian Tiongkok Selatan. Menurut Liu Yahong, rektor di universitas tersebut, tim peneliti menganalisis lebih dari 1.000 sampel metagenom dari sejumlah satwa liar dan menemukan bahwa tenggiling merupakan hewan yang paling mungkin menjadi inang perantara dalam proses penularan virus corona.

BACA JUGA: Bea Cukai Jayapura Antisipasi Virus Corona di Perbatasan

Pelacakan biologis molekuler mengungkap bahwa level positif dari Betavirus corona pada tenggiling mencapai 70 persen. Para peneliti kemudian mengisolasi virus itu dan mengamati strukturnya menggunakan mikroskop elektron.

Mereka menemukan bahwa urutan genom dari galur virus corona itu 99 persen identik dengan urutan genom pada tubuh orang-orang yang terinfeksi.

BACA JUGA: Dokter Pengungkap Wabah Corona Tewas, Amnesty Singgung Pelanggaran HAM di Tiongkok

"Hasil studi ini menunjukkan bahwa tenggiling kemungkinan adalah inang perantara dalam proses penularan virus corona," ujar Liu.

Dia menambahkan bahwa studi itu akan mendukung upaya pencegahan dan pengendalian epidemi, serta menyediakan referensi akademik bagi kebijakan tentang hewan liar. (Xinhua/ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Dokter yang Ungkap Mewabahnya Virus Corona di Tiongkok Meninggal Dunia

 


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler