Upaya Frisian Flag dan Foodbank Perangi Kelaparan pada Balita

Jumat, 18 Desember 2020 – 17:01 WIB
Aksi 1.000 Bunda untuk Indonesia untukmemerangi kelaparan. Foto: FFI

jpnn.com, JAKARTA - PT Frisian Flag Indonesia (FFI) menggandeng Foodbank of Indonesia (FOI) menggelar program aksi 1.000 Bunda untuk Indonesia yang mengajak para Ibu (Kader, PAUD, TBM) bergerak bersama memerangi kelaparan pada balita di 15 Kabupaten/Kota Indonesia.

Aksi 1.000 Bunda untuk Indonesia yang diinisiasi oleh FOI diharapkan dapat membantu memerangi kelaparan pada balita.

BACA JUGA: Bantu Peternak Sapi Perah, Frisian Flag Gelar Program Renovasi Kandang

Kerja sama ini juga digelar FFI untuk memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember mendatang.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro mengatakan, pihaknya mendukung inisiatif yang dilakukan oleh FOI khususnya untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi balita Indonesia.

BACA JUGA: Frisian Flag Sumbang 50 Ribu Susu Cair untuk Korban Terdampak COVID-19

“Kami berkomitmen untuk membantu meningkatkan kecukupan gizi keluarga Indonesia melalui rangkaian produk-produk susu bergizi dan terjangkau kami. Kerja sama dengan FOI melalui program tersebut  menjadi sebuah langkah nyata mewujudkan komitmen kami untuk membantu memenuhi kecukupan pangan dan gizi balita Indonesia," kata Andrew, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/12).
 
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar oleh Kementerian Kesehatan tahun 2018, 3.9 persen balita mengalami gizi buruk (severe malnutrition), 13.8 persen balita menderita gizi kurang (underweight), dan 30.8 persen mengalami tengkes (stunting).

Salah satu penyebab yang cukup dominan adalah karena pola pengasuhan yang berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

BACA JUGA: Frisian Flag Sumbang Rp 4 Miliar untuk Cegah COVID-19

Semantara itu, dari riset yang digelar FOI juga ditemukan ada 27 persen balita Indonesia yang pergi ke sekolah (PAUD) dalam keadaan lapar karena tidak sarapan bahkan jumlahnya mencapai sekitar 40-50 persen balita di wilayah perkotaan yang padat dan miskin.

Kelaparan membuat anak-anak tidak fokus dan tidak semangat dalam mengikuti kegiatan belajar dan berpengaruh besar pada tumbuh kembang anak.

FOI juga bergerak dalam redistribusi makanan berlebih sebagai upaya untuk mengurangi jumlah pangan yang terbuang dan menyalurkannya kepada kelompok rentan.(ddy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler