Usai Kecelakaan Hebat, 3 Pembalap MotoGP Ini Kabarnya Sudah Fit Kembali

Jumat, 24 Juli 2020 – 15:04 WIB
Sejumlah pembalap MotoGP memacu sepeda motornya saat seri perdana MotoGP 2020 di Circuito de Jerez, Spanyol, Minggu, 19 July 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Marcelo Del Pozo/aww.

jpnn.com, SPANYOL - Marc Marquez, Alex Rins, dan Cal Crutchlow mengalami kecelakaan akhir pekan lalu.

Kendati didera cedera dan pemulihan pasca operasi, ketiganya disebut mendorong diri masing-masing menembus batasan fisik, agar tak melewatkan satu pun kompetisi kalender musim yang padat di tengah pandemi.

BACA JUGA: Marc Marquez, Sudah Jatuh Terhantam Ban

Marc Marquez, Alex Rins, dan Cal Crutchlow dinyatakan fit untuk balapan akhir pekan nanti.

Namun, sejauh mana kondisi fit yang dimaksud, belum diketahui.

BACA JUGA: Lihat, Alex Rins Jatuh di Kualifikasi MotoGP Spanyol, Sangat Mengerikan

Satu hal yang terlihat di seri pembuka akhir pekan lalu adalah betapa ketatnya kompetisi di kelas premier tahun ini.

Yamaha, Ducati dan KTM terlibat pertarungan sengit memperebutkan podium ketika Honda kehilangan Marquez yang terjatuh empat lap jelang finis.

BACA JUGA: 4 Pembalap Ini jadi Target Cal Crutchlow di MotoGP Spanyol

Sedangkan Suzuki apes, setelah Rins cedera di kualifikasi dan Joan Mir terjatuh di awal lomba.

Runner-up pekan lalu, Maverick Vinales sadar, jika sebagian besar tim dan pembalap memiliki banyak pengalaman di Jerez dan semuanya cepat di sana.

"Itulah kenapa penting untuk start di posisi depan, menekan dan mencoba membuat jarak sejak awal. Karena di lap-lap terakhir banyak pembalap yang melaju cepat," ujar Vinales seperti dikutip laman resmi MotoGP.

Vinales juga mengatakan, banyak pabrikan yang bisa memenangi lomba, tetapi mereka masih harus berbenah untuk balapan kedua.

Salah satu yang mengancam pebalap Yamaha itu di seri pembuka 2020 adalah Jack Miller.

Sang pembalap Australia itu bisa saja mempersembahkan podium bagi tim Pramac Racing, jika mampu mengatasi sektor terakhir sirkuit, serta masalah di tangan yang ia rasakan di paruh terakhir lomba.

"Aku kesulitan dengan tanganku, aku rasa ini soal posisi di handlebar," kata Miller.

"GP20 bekerja sangat baik, gaya membalapku di sektor terakhir yang menjadi masalah terbesar, jika kami bisa mengatasi itu aku rasa kami bisa menjadi penantang," katanya.


Pembalap Ducati lainnya, Andrea Dovizioso optimistis timnya bisa lebih baik di akhir pekan nanti, ketika ia mencoba setting motor yang berbeda.

Kendati finis ketiga, Dovi mengaku tak bisa membalap seperti yang ia inginkan, terlebih dia juga sedang memulihkan diri dari cedera tulang selangka beberapa pekan lalu.

"Ini sangat menuntut fisik bagiku. Dari awal hingga akhir. Finis podium sangat penting untuk kejuaraan ini, terlebih di Jerez," kata Dovi.

Sedangkan Fabio Quartararo tidak akan puas begitu saja dengan hanya satu kemenangan.

Pembalap asal Prancis itu langsung membahas apa yang perlu mereka tingkatkan untuk balapan kedua di Jerez, setelah melakukan selebrasi.

"Aku tak terlalu mendapat tekanan untuk memenangi balapan pertamaku, tetapi segera setelah aku menang, aku merasa ada tekanan," ucapnya.

Quartararo mengaku hasil yang diperoleh akhir pekan lalu sangat positif.

"Tetapi pada akhirnya hal pertama yang aku lakukan setelah berfoto-foto dan semuanya, adalah briefing dengan timku agar jauh lebih baik," tuturnya.

Quartararo menegaskan, pihaknya terus mencoba menemukan sejumlah detail kecil untuk membuat perbedaan yang lebih lagi.

"Kami akan mencoba melakukan yang terbaik lagi akhir pekan ini," ucapnya.

Quartararo sementara ini memimpin klasemen perolehan poin setelah merebut kemenangan perdananya di kelas premier itu.

Vinales menguntit pembalap tim satelit Yamaha itu di peringkat dua dengan selisih lima poin, dan peringkat ketiga dihuni Dovizioso dengan raihan 16 poin.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler