Usung Tema Komodo, Garut Kulit Goes To New York Fashion Week 2023

Senin, 11 September 2023 – 17:27 WIB
Sumarni Rifemi mengusung tema komodo untuk produk Garut Kulit di New York Fashion Week 2023. Foto: dok. Garut Kulit

jpnn.com, JAKARTA - Pengusaha asal Garut, Jawa Barat, Sumarni Rifemi menggemparkan lantai catwalk New York Fashion Week 2023.

Dia menghadirkan koleksi tas kulit yang mengangkat tema Komodo di ajang fesyen dunia yang digelar pada 7 hingga 13 September 2023.

BACA JUGA: Ini Alasan Raffi Ahmad dan Enzy Storia Mau Berangkat ke New York Fashion Week 2023

"Komodo kami pilih karena sangat mewakili Indonesia, faktanya hewan itu memang hanya bisa ditemui di beberapa pulau di Indonesia," ujar Sumarni, dalam keterangannya, Senin (9/11).

Menurutnya, ada aksen bernuansa komodo pada semua koleksi tas Garut Kulit. Penamaannya pun terinspirasi dari karakteristik komodo.

BACA JUGA: Erigo-X Tampil di New York Fashion Week 2023, 13 Selebritas Ikut Terlibat

"Saya berharap semua orang lebih mengenal dan menjaga habitat komodo, serta pulaunya yang memesona," tutur CEO sekaligus Founder Garut Kulit. 

Pulau Komodo, kata dia, adalah destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Selain keindahannya yang tak diragukan lagi, hewan purba itu juga bisa dilihat langsung.

BACA JUGA: 4 Desainer Indonesia Bikin Kagum Pengunjung New York Fashion Week 2019

"Saya ingin dunia tahu bahwa Indonesia, itu bukan Bali saja. Banyak sekali daerah yang tak kalah indahnya. Labuan Bajo, salah satu destinasi yang menjadi pintu gerbang untuk turis melihat the iconic Komodo Dragon,” ungkapnya.

Ani, sapaannya, menuturkan dengan makin dikenalnya daerah tersebut, misi utamanya makin cepat tercapai, yakni menaikkan pariwisata Indonesia.

Kesuksesan Ani hingga seperti sekarang ini, tidak luput dari kerja kerasnya yang tak kenal lelah. Support system juga merupakan poin penting untuk bisa menjalani profesi sebagai pebisnis sekaligus istri dan ibu dari 2 anak.

Lulusan ITB jurusan Matematika ini pun berbagi tip untuk bisa memulai dan menjadi pebisnis seperti dirinya. Menurutnya memulai lini produk dari level kecil tidak masalah.

"Just keep going and make it bigger, karena dalam perjalanan Anda tidak akan pernah mencapai garis finish. Namun, kita bisa membuat patokan untuk melangkah lebih jauh dan lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi," tutur Sumarni Rifemi.

Garut Kulit merupakan brand lokal yang bergelut di bidang produk khusus kulit sejak 2012. Industri rumahan ini memproduksi karya apik berbahan dasar kulit asli, seperti tas, dompet, jaket, serta souvenir real genuine leather.

Ani membangun bisnisnya karena sejak muda sering berkeliling bersama ibunya mengunjungi toko-toko produk kulit yang kala itu hanya menghadirkan produk untuk wanita.

Atas dasar inilah, Ani ingin membuat produk kulit yang memiliki jangkauan pangsa pasar yang luas. Tidak hanya untuk orang tua.

Konsep awalnya pun sederhana. Dia ingin menebar kesadaran dan memberdayakan masayarakat setempat. Selain itu, ingin semua orang bangga terhadap produk asli Garut.

Ini tentang mendobrak status quo di daerah Garut, yang kualitas produknya pada umumnya dianggap di bawah standar dan tidak mengikuti tren fesyen. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler