Vaksinasi Bisa Menekan Peluang Lahirnya Varian Baru Covid-19

Jumat, 30 Juli 2021 – 09:12 WIB
Vaksin Covid-19. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa penerima vaksin bisa mencegah lahirnya varian baru virus Corona.

Satgas menyadari upaya terbaik menghindari virus masuk ke dalam tubuh ialah disiplin protokol kesegaran yang ketat.

BACA JUGA: Usai Menyantap Makanan Acara Pernikahan, Puluhan Warga Alami Kejadian Ini

Upaya lain, meminimalisasi penularan yang terjadi dengan mempercepat pelaksanaan strategi vaksinasi nasional.

"Karena peluang terbentuknya varian baru pada orang yang sudah divaksin lebih rendah dari orang yang belum divaksin," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Prof Wiku Adisasmito di Graha BNPB, Kamis (29/7).

BACA JUGA: Mayjen Hasanuddin: Saya Akan Menindak Tegas Oknum Anggota TNI AD yang Terlibat Kasus Tersebut

Lonjakan kasus COVID-19 dikhawatirkan dapat melahirkan varian baru yang lebih ganas dsn cepat menular. Wiku menjelaskan, pada prinsipnya virus bukanlah makhluk hidup.

Virus hanya dapat memperbanyak diri pada inang yang hidup seperti manusia. Dan dalam proses perbanyak diri inilah virus dapat bermutasi dan dapat menghasilkan varian baru.

Untuk vaksin yang diberikan kepada masyarakat, sepenuhnya gratis baik skema program nasional ataupun progam Gotong Royong.

Adapun adanya temuan yang menyebutkan ada vaksinasi berbayar di lapangan akan ditindaklanjuti oleh satgas daerah.

Sementara untuk penerima booster vaksin saat ini adalah tenaga kesehatan sebagai populasi berisiko sekaligus vital dalam mendukung pelayanan dalam kesehatan khususnya dalam masa pandemi Covid-19.

Di samping itu, pemerintah melalui berbagai kebijakan terus dilakukan seperti penerapan PPKM, optimalisasi posko, dan pengaturan pelaku perjalanan untuk mencegah penularan di tengah-tengah masyarakat. Serta mencegah importasi kasus yang dapat memperburuk kondisi Covid-19 nasional. (tan/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler