Viral Pesan Berantai Ranjau Paku di Tol Bandara Soetta, Begini Penjelasan Polisi

Selasa, 04 Februari 2020 – 13:42 WIB
Jalan tol (Ilustrasi). Foto: ANTARA/Edy Sujatmiko

jpnn.com, JAKARTA - Pengguna media sosial WhatsApp dihebohkan dengan adanya pesan berantai yang menyebut ada ranjau paku di Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo atau Tol Bandara Soekarno Hatta (Soetta) arah Pluit.

Pesan berantai itu menyebutkan bahwa ada belasan mobil yang melintas di sana dan bannya bocor akibat terkena ranjau paku.

BACA JUGA: Hati-hati Melintas, Banyak Ranjau Paku di Sini

Kepala Induk 5 Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKP Mulyono langsung membantah hal tersebut.

Menurut dia, penyebab dari kebocoran ban adalah jalan berlubang yang tergenang air, bukan karena ranjau paku.

BACA JUGA: Awas! 8 Jalan Rawan Ranjau Paku di Jakarta

“Jalan itu berlubang dan tergenang air, sehingga orang yang lewat situ menghantam lubang ini. Lubang sedalam 6-7 sentimeter tapi bentuknya miring dan ada pecahan batu-batu tajam itu,” beber Mulyono, Selasa (4/2).

Hal senada juga disampaikan Agus Pramono selaku Manager Area Jasamarga Tollroad Operator. Menurut dia, kejadian pecah ban beberapa mobil di sana disebabkan lantaran adanya pengelupasan aspal jalan pada lajur ramp. Hal itu muncul karena curah hujan yang tinggi.

BACA JUGA: Awas! Ranjau Paku Bertebaran di Jalan Kalimalang

“Ada tujuh kendaraan yang mengalami pecah ban di lokasi itu, bukan 16 kendaraan sebagaimana yang disebutkan dalam informasi di WA,” ujar Agus.

Dia menambahkan, Jasamarga Metropolitan Tollroad selaku pengelola Jalan Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo bersama dengan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) penyedia jasa pemeliharaan jalan tol untuk ruas tersebut telah melakukan perbaikan pada lokasi pengelupasan aspal tersebut dan melakukan pembersihan sejak kemarin.

Penyisiran terhadap kerusakan serupa telah dilakukan sepanjang jalan tol itu, sehingga dipastikan lajur Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo dapat dilintasi dengan aman kembali.

"Kami langsung berkoordinasi dengan JMTM untuk melakukan perbaikan, pukul 17.30 WIB kemarin telah dilakukan perbaikan dan saat ini kondisi normal kembali,” tandas dia. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler