Virus Corona di Arab Saudi: Denda Rp 1,9 Miliar untuk Pembohong

Selasa, 10 Maret 2020 – 22:30 WIB
Masjidil Haram. Foto: AFP

jpnn.com, RIYADH - Arab Saudi menerapkan denda SR 500 ribu (Rp 1,9 miliar) kepada mereka yang berbohong soal informasi kesehatan serta riwayat perjalanan di pintu masuk. Langkah ini merupakan bagian dari upaya kerajaan itu mencegah penyebaran virus corona.

Kerajaan memberlakukan isolasi sementara terhadap provinsi penghasil minyak Qatid, di mana mayoritas pasien corona berada. Beberapa dari mereka tidak mengungkapkan kunjungan ke Iran kepada otoritas setibanya di Arab Saudi melalui negara lainnya.

BACA JUGA: Virus Corona di Arab Saudi: Khotbah Jumat Dibatasi, Makanan dan Minuman Dilarang Masuk Masjid

Kerajaan menyebutkan sebagian besar individu yang terpapar virus corona baru kembali dari Iran atau Irak. Provinsi Qatif memiliki populasi Muslim Syiah yang cukup besar.

"Seluruh pelancong yang tiba di kerajaan dengan penerbangan internasional serta manajer dan pegawai sarana transportasi lainnya harus menghormati arahan kesehatan lokal maupun internasional," bunyi pernyataan Kejaksaan Arab Saudi.

BACA JUGA: Arab Saudi Tutup Semua Sekolah dan Universitas

Sejauh ini ada 15 kasus virus corona di wilayah Arab Saudi. Hingga kini seluruh negara Teluk Arab telah melaporkan kasus infeksi corona. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Kerajaan Arab Saudi Melarang Warganya ke Sembilan Negara Ini


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler