Virus Corona Masuk Indonesia, Jangan Salahkan Pemerintah

Selasa, 03 Maret 2020 – 19:34 WIB
RS Sulianti Saroso tempat guru dansa dirawat setelah terpapar virus corona. Foto: Aristo Setiawan/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR RI Marwan Jafar meminta masyarakat tak menyalahkan pemerintah terkait masuknya virus Corona di Indonesia.

Sebab, menurut Marwan, pemerintah melalui kebijakannya jauh-jauh hari sudah mengantisipasi masuknya virus tersebut.

BACA JUGA: Profil Achmad Yurianto, Dokter Militer yang Jadi Jubir Pemerintah Terkait Penanganan Virus Corona

"Beberapa hari lalu, persisnya pertengahan Februari lalu, pihak pemerintah sudah segera memulangkan sebanyak 238 warga negara Indonesia dari Wuhan yang langsung diobservasi selama 14 hari di wilayah Kepulauan Natuna. Saat itu, jumlah korban Corona di Tiongkok baru sekitar 600 orang," kata Marwan dalam keterangan yang diterima, Selasa (3/3).

Politikus PKB ini menambahkan, pemerintah juga telah memulangkan ke Indonesia dan mengobservasi 188 WNI ke Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu. Mereka adalah para pekerja kapal World Dream yang diangkut dengan KRI Suharso.

BACA JUGA: Jubir Khusus Corona Minta Kepala Daerah Tidak Publikasikan Warga yang Terinfeksi

"Sebelum pemulangan dan mengobservasi ratusan WNI di kedua lokasi tersebut, sejumlah rumah sakit di Jakarta seperti RSPAD Gatot Subroto, RS Suliantoro Sulaiman dan RS Persahabatan serta sejumlah rumah sakit di daerah juga sudah disiapkan buat mengantisipasi suspect Corona," tegas Marwan.

Mantan Menteri Desa ini menyarankan, sebaiknya masyarakat membantu beberapa kementerian atau lembaga untuk bersinergi mewaspadai, mencegah dan menyosialisasikam cara-cara hidup sehat buat mengantisipasi paparan virus Corona.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Virus Corona Mulai Mengintai, Presiden Sudah Teken Perpres untuk PPPK?

Dia tidak ingin masyarakat menambah kepanikan yang tidak perlu kepada warga masyarakat.

"Kami memuji solidaritas berbagai pihak yang terus menumbuhkan optimisme, terus mewaspadai virus Corona dengan mempraktekkan cara-cara hidup sehat. Seperti waspada gejala demam, etika, gunakan masker, sering cuci tangan, cuci tangan pakai sabun serta jangan paksakan aktivitas di luar rumah dan membatasi kontak dengan orang lain," kata dia.

Marwan pun menyarankan dua solusi konkret. Pertama, para pejabat harus melakukan komunikasi publik yang menenangkan dan akurat, termasuk menguatkan solidaritas sosial di seluruh komponen masyarakat.

Karena ini menyangkut sektor stabilitas ekonomi, kesehatan serta menjaga kepercayaan sosial dan tidak boleh ada kegaduhan.

Kedua, perlu dibentuk gugus satuan tugas secara terintegrasi dan komprehensif, dan satu komando untuk mengorkestrasi dan mengakselerasi pencegahan dan pemulihan akibat dampak multisektor virus Corona.

"Tak kalah penting, sekali lagi pemerintah pusat dan daerah juga harus saling koordinasi dan saling memberikan informasi yang akurat. Mari kita bangun bersama-sama nurani dan kepercayaan publik," pungkas dia. (tan/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler