Waduh! PAN Retak, Belasan DPC Tiba-Tiba Cabut Dukungan

Senin, 09 Januari 2017 – 11:27 WIB
PAN. foto: dok jpnn

jpnn.com - jpnn.com - Perkembangan mengejutkan terjadi di Pilkada Kabupaten Bekasi. Sebanyak 15 Dewan Pimpinan Cabang PAN di Kabupaten Bekasi tiba-tiba memutuskan menarik dukungan terhadap pasangan petahana Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja (Neneng YES).

Keputusan tersebut diumumkan dalam acara silaturahmi DPC PAN se-Kabupaten Bekasi di rumah makan Gazebo, Cibitung, Minggu (8/1). Tak kalah mengejutkan, kelima belas DPC itu mengalihkan dukungan ke pasangan dari jalur independen Obon Tabroni-Bambang Sumaryono (Obama).

BACA JUGA: NasDem: Tingkat Kepuasan Pada Petahana Masih 70 Persen

“Di PAN ada krisis kepemimpinan. Kondisi yang terbangun, DPD PAN koalisi dengan NHY, kita selaku temen-temen tidak pernah diajak dan dikondisikan. Kita seperti tidak ada kerja. Harus ada kepastian,” ungkap Ketua Forum Silaturahmi DPC PAN se-Kabupaten Bekasi Gunawan.

Secara institusi, lanjut Gunawan, PAN tidak menarik dukungan terhadap Neneng.

Namun karena pada akar rumput merasa tidak diperhatikan, maka Gunawan dan ketua PAC lainnya memberikan dukungan ke Obon Tabroni.

“Kenapa kita dukung Obon, karena mudah bicara dengan beliau. Intinya itu aja. Di sini dengan adanya PAN tidak pernah diperhatikan, wajar kita memilih teman dekat,” jelasnya.

Pria yang menjabat sebagai sekretaris Biro Pemenangan Pemilu Dapil I DPD PAN Kabupaten Bekasi tersebut mengatakan, dengan deklarasi menjadi komitmen para kader DPC tidak bermain dua kaki.

“Kita akan terima konsekuensinya, ini (dukungan) tidak mungkin ditarik kembali. Ini bukan keputudan tertulis, ini keputudan batin dari temem-temen,” tutupnya.

Sementara itu Obon Tabroni mengatakan, kehadiran kader PAN menambah energi baru terutama untuk para relawan.

“Saya yakin mereka bukan dari elit, tapi dari akar rumput. Kita sesama akar rumput bertemu, sesama teman. Harapan kami bagi relawan Obama memudahkan, bukan hanya PAN, ada partai lain, ada PAC-nya dan segala macam,” jelasnya.

“Ini tren dalam tanda kutip, pembangkangan pengurus. Pemilihan sekarang banyak peran personal bukan partai. Sekarang orang lihat Obon siapa, bisa lihat kinerja, visi-misi, tim kita, untuk layak jadikan Obon sebagai bupati,” tutupnya. (dam/gob)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler