Wakapolri: Penuduh Masjid Radikal Bakal Dilaknat Allah

Selasa, 10 Juli 2018 – 21:12 WIB
Wakapolri Komjen Syafruddin di Kantor Dewan Masjid Indonesia. Foto: Elfany Kurniawan/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakapolri Komjen Syafruddin menyikapi soal isu masjid terpapar radikal. Masalah ini sempat heboh setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut puluhan masjid di Jakarta terpapar radikal.

Menurut dia, pihak Dewan Masjid Indonesia (DMI) sudah membantah kabar tersebut. Untuk itu, dia meminta kepada siapa saja untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi.

BACA JUGA: PKS: Mungkin Sandi Bagi-Bagi Kekuasaan Sendiri

“Orang mengadakan penelitian (tentang masjid terpapar radikal) lebih hati-hati, itu saya ingatkan. Orang penelitian boleh saja, tetapi hendaknya saya imbau untuk menggunakan standar,” kata dia di Mabes Polri, Selasa (10/7).

Wakil ketua DMI ini menegaskan, masjid tempat suci sehingga tak mungkin terpapar radikal.

BACA JUGA: Sandi Ajak Masyarakat Menghindari Penggunaan Dua Kata Ini

“Tidak mungkin radikal itu kalau toh ada radikal pasti orang, bukan masjid. Makanya hati-hati jangan sampai dilaknat oleh Allah menuduh-nuduh masjid radikal,” tegas dia. (mg1/jpnn)

BACA JUGA: Sandiaga Akan Tertibkan PKL di Penyelenggaraan Asian Games

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengelola Gedung Diminta Mengutamakan Keselamatan Kerja


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler